Daftar Isi:
  • ajar. Namun kenyataan yang terjadi, proses kegiatan belajar di sekolah masih banyak yang berpusat pada guru, dimana guru memandang pengertian mengajar sebagai kegiatan menyampaikan materi pelajaran. Pendekatan ini sangat merugikan siswa karena membuat siswa tidak bergairah dan tidak adanya semangat. Kegiatan belajar mengajar hanya satu arah dan hanya terjadi transfer informasi. Hal ini terjadi hampir semua mata pelajaran, termasuk pelajaran Akidah Akhlak. Untuk itu guru harus lebih kreatif dalam menerapkan metode pembelajaran, agar keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dapat meningkat. Berangkat dari hal tersebut peneliti menelaah lebih jauh 1) Bagaimana keaktifan siswa dengan menggunakan metode pembelajaran jigsaw pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII di MTs Hasan Muchyi Kapurejo , 2) Bagaimana keaktifan siswa dengan menggunakan metode pembelajaran cardshort mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII di MTs Hasan Muchyi Kapurejo, 3) Bagaimana komparasi keaktifan siswa dengan menggunakan metode pembelajaran jigsaw dan cardshort mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII di MTs Hasan Muchyi Kapurejo. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif, dengan menggunakan sampel 50 sampel siswa dengan teknik pengambiloan sampel simple random sampling dari total populasi, instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Dengan kerangka penelitian eksperimen. Hasil yang didapat dari penelitian yaitu 1) Keaktifan siswa menggunakan metode pembelajaran jigsaw maka didapatkan data mean sebesar 68.69. Jadi keaktifan siswa menggunakan metode pembelajaran jigsaw dapat dikatakan dalam kategori cukup. 2) Keaktifan siswa menggunakan metode pembelajaran cardshort maka didapatkan data mean sebesar 72.96. Jadi keaktifan siswa menggunakan metode pembelajaran chardshort dapat dikatakan dalam kategori cukup. 3) keaktifan siswa menggunakan metode pembelajaran jigsaw dan metode pembelajaran cardshort maka didapatkan hasil pembuktian independent sample ttest diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,004 ≤ 0,05 maka dapat dikatakan terdapat perbedaan rata-rata keaktifan siswa dengan menggunakan metode pembelajaran jigsaw dan metode pembelajaran chardshort.