KEBUGARAN JASMANI DAN WAKTU PEMULIHAN TEKANAN DARAH ATLET BOLA BASKET PUTRA PUSAT PENDIDIKAN dan LATIHAN OLAHRAGA PELAJAR (PPLOP) JAWA TENGAH DENGAN PEMBERIAN MINUMAN SARI BIT MERAH (Beta vulgaris)DAN TERONG BELANDA (Cyphomandra betacea Sendtn)

Main Author: Rizka Aprilia Eka Waskito
Format: Bachelors Thesis
Bahasa: ind
Terbitan: Prodi DIV Gizi Semarang POLTEKKES KEMENKES SEMARANG , 2017
Subjects:
Bit
Online Access: http://repository.poltekkes-smg.ac.id//index.php?p=show_detail&id=14321
Daftar Isi:
  • Latar belakang : Prestasi maksimal yang diraih seorang atlet ditentukan oleh faktor kesehatan, kebugaran, sampai tahap transisi/pemulihan. Masa pemulihan merupakan pengembalian energi tubuh, serta perbaikan jaringan otot setelah berolahraga. Kompetisi didunia olahraga, membuat atlet mencari suplemen yang dapat memperpanjang daya tahan, mempercepat pemulihan, dan meningkatkan penampilan atlet. Konsumsi buah bit secara teratur setiap hari dapat membantu berolahraga lebih lama tanpa merasakan kelelahan dan meningkatkan kemampuan untuk melakukan usaha dengan intensitas tinggiTujuan penelitian : Mengetahui Kebugaran Jasmani dan Waktu Pemulihan Tekanan Darah Atlet Bola Basket Putra Pusat Pendidikan Dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jawa Tengah Dengan Pemberian Minuman Sari Bit Merah (Beta vulgaris) dan Terong Belanda (Cyphomandra betacea Sendtn)Metode : Jenis penelitian True Eksperimen Design dengan rancangan Randomized Repeated Measure Control Group Design. Jumah responden 17 atlet bolabasket dibagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan. Kebugaran jasmani (VO2max) diukur sebanyak dua kali dengan Multistage fitness test, dan tekanan darah diukur sebanyak lima kali dengan sphgmomanometer digital sebelum dan sesudah latihan. Analisis data dengan uji ANOVA Repeated Measure dikontrol dengan variabel kontrol.Hasil : Terdapat perbedaan yang tidak signifikan VO2max (p=0,814) pada kelompok perlakuan (49,28 ml/kgBB/menit) dan kelompok kontrol (46,13 ml/kgBB/menit). Ada perbedaan yang tidak signifikan kecepatan waktu pemulihan tekanan darah sistolik (p=0,493) pada kelompok perlakuan (menit ke-5) dan kelompok kontrol (menit ke-7,47). Terdapat perbedan yang tidak signifikan kecepatan waktu pemulihan tekanan darah diastolik (p=0,566) pada kelompok perlakuan (menit ke-4,75) dan kelompok kontrol (menit ke-7). Simpulan : Pemberian sari bit merah dan terong belanda tidak berpengaruh signifikan pada peningkatan VO2max (p>0,05) dan waktu pemulihan tekanan darah (p>0,05). Peningkatan VO2max dan waktu pemulihan tekanan darah lebih tinggi pada kelompok perlakuan. Disarankan agar penelitian dapat dilakukan dengan jangka waktu yang lebih lama, jumlah sampel yang lebih besar dan dosis lebih besar.
  • XIII + 105 hlm;Ilus; 29 cm