EVALUASI BIAYA PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN ANGGARAN FLEKSIBEL UNTUK PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA PT. KARYA MAKMUR SENTOSA MALANG
Main Author: | Fransiska, Erlin |
---|---|
Format: | Thesis NonPeerReviewed Book |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
, 2006
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://eprints.umm.ac.id/11140/1/EVALUASI_BIAYA_PRODUKSI_DENGAN_MENGGUNAKAN_ANGGARAN_FLEKSIBEL_UNTUK_PENGENDALIAN_BIAYA_PRODUKSI_PADA__PT.pdf http://eprints.umm.ac.id/11140/ |
Daftar Isi:
- Penelitian ini merupakan studi kasus pada perusahaan mebel Karya Makmur Sentosa Surabaya dengan judul “Evaluasi Biaya Produksi dengan Menggunakan Anggaran Fleksibel untuk Pengendalian Biaya Produksi Pada PT. Karya Makmur Sentosa Malang”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi biaya produksi untuk melakukan pengendalian yang diterapkan perusahaan di bagian produksi selama ini, serta untuk menerapkan anggaran fleksibel di bagian produksi pada PT. Karya Makmur Sentosa Malang. Alat analisis yang digunakan adalah metode least square untuk memisahkan biaya semi variabel menjadi biaya tetap dan variabel dan analisis varian biaya produksi untuk mengukur selisih yang terjadi antara anggaran dan realisasi serta analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apabila perusahaan menerapkan anggaran fleksibel maka hasilnya dalah menguntungkan (favorable) sebesar Rp. 179,802,021.87 dan apabila perusahaan menggunakan anggaran tetap atau statis hasilnya adalah menguntungkan sebesar Rp. 1,271,266,500.00 selisih ini terjadi pada kapasitas produksi 390,895 unit. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penerapan anggaran fleksibel dapat menunjukkan keadaan yang sebenarnya sehingga pengendalian biaya produksi dengan anggaran fleksibel lebih mendekati realisasi dibandingkan dengan anggaran tetap. Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya PT. Karya Makmur Sentosa Malang menggunakan anggaran fleksibel untuk melakukan evaluasi untuk selanjutnya dijadikan sebagai alat pengendalian biaya produksi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi biaya produksi dan tidak terjadi pengeluaran di luar rencana perusahaan