KAJIAN KUALITAS KEJU SEGAR SUSU KEDELAI YANG MENGGUNAKAN KOMBINASI INOKULUM Lactobacillus bulgaricus - Streptococcus thermophillus dan Lactobacillus bulgaricus - Streptococcus lactis
Daftar Isi:
- Keju merupakan salah satu produk pengolahan dari susu yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat dan mengandung konsentrat nutrisi. Semakin meningkatnya tuntutan pola hidup yang sehat, maka inovasi makanan sehat mulai digemari oleh masyarakat. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengembangkan inovasi produk makanan nabati seperti keju untuk kaum vegetarian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi susu kedelai sebagai alternatif pengganti susu hewani terhadap keju segar dengan kombinasi inokulum Lactobacillus bulgaricus (LB) - Streptococcus thermophillus(ST) dan Lactobacillus bulgaricus (LB) - Streptococcus lactis (SL) serta mengetahui kadar air, kadar protein, kadar lemak, nilai pH produk dan tekstur serta organoleptik keju segar. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahap yaitu pembuatan susu kedelai, penggumpalan protein susu kedelai oleh kombinasi inokulum LB - ST dan LB - SL, penambahan asam cuka, dan garam. Pada analisa kimia didapatkan hasil bahwa kadar air yang di dapat sekitar 79,49-79,76%, kadar protein 47,25-48,84%, kadar lemak 4,20- 4,33%, nilai pH 4,5 dan analisa fisik (hardness) sekitar 77,39-104,80 gf. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa susu kedelai dapat sebagai bahan baku alternatif pengganti susu hewani dalam pembuatan keju segar, keju segar susu kedelai dengan kombinasi inokulum LB-ST dapat diterima oleh para responden dengan skor penerimaan secara keseluruhan sebesar 2,20.