Daftar Isi:
  • Dari hasil penelitian, peneliti menemukan bahwa siswa tidak dapat mencapai nilai kelulusan, siswa tidak dapat mengembangkan ide-ide, siswa tidak dapat menghasilkanide untuk menulis urutan acara, siswa tidak dapat mengatur acara dalam urutan kronologis yang benar, siswa tidak dapat menggunkan bentuk kata yang benar atau fitur bahasa dalan teks recount, dan siswa mengalami kesulitan dalam menulis pola teks recount. Oleh karena itu peneliti menerapkan sebuah cara atau strategi yang dinamakan “Permainan Papan” sebagai sarana alternative siswa dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis. Penelitian ini menggunakan quasi-experimen. Sebelum menerapkan sebuah strategi, peneliti memberikan pretest kemudian pos-test. Test yang diberikan berupa test essai untuk mengetahui kemampuan menulis siswa pada tingkat kelas sebelas sekolah menengah kejuruan 6 Pekanbaru. Dalam penelitian ini populasi siswa berjumlah 249 siswa dengan sampel 60 siswa dari dua kelas. Penelitian ini terdiri dari dua variabel, penggunaan permainan papan sebagai independen variabel dan kemampuan menulis siswa sebagai dependen variabel. Dalam menganalisis, peneliti menggunakan statistik SPSS 17.0. Setelah dianalisis, bahwa t hitung lebih tinggi dari t tabel. Hal ini dilihat dari signifikan level pada 5% skornya adalah 2.01 dan siginifikan level pada 1% skornya adalah 2.68, dapat dibaca bahwa 2.01<4.369>2.68. Ini berarti Ha dapat diterima dan Ho ditolak. Peneliti menyimpulkan, penggunaan permainan papan berpengaruh dalam meningkatkan kemapuan menulis bahasa Inggris siswa, hal ini dilihat dari setelah menggunakan permainan papan yang dapat meningkatkan 24.7 % pada kemampuan menulis siswa di Sekolah Menengah Kejuruan 6 Pekanbaru. Kata kunci: Pengaruh, Penggunaan, Permainan Papan, dan Kemampuan Menulis