Konstruksi pelecehan seksual anak di jakarta international school dalam pemberitaan media televisi
Main Author: | Lesmana, Geanca Laela |
---|---|
Format: | Thesis NonPeerReviewed Book |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
, 2015
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://kc.umn.ac.id/125/1/HALAMAN%20AWAL.pdf http://kc.umn.ac.id/125/2/BAB%20I.pdf http://kc.umn.ac.id/125/3/BAB%20II.pdf http://kc.umn.ac.id/125/4/BAB%20III.pdf http://kc.umn.ac.id/125/5/BAB%20IV.pdf http://kc.umn.ac.id/125/6/BAB%20V.pdf http://kc.umn.ac.id/125/7/DAFTAR%20PUSTAKA.pdf http://kc.umn.ac.id/125/ |
ctrlnum |
125 |
---|---|
fullrecord |
<?xml version="1.0"?>
<dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><relation>http://kc.umn.ac.id/125/</relation><title>Konstruksi pelecehan seksual anak di jakarta international school dalam pemberitaan media televisi</title><creator>Lesmana, Geanca Laela</creator><subject>HV701-1420.5 Children</subject><subject>P99.7 Framing Analysis</subject><subject>PN1992-1992.92 Television broadcasts</subject><description>Berger dan Luckmann mengemukakan sebuah pemikiran bahwa manusia membentuk realitas berdasarkan pengalaman hidupnya. Yang kemudian pemikiran tersebut dikembangkan lagi oleh Burhan Bungin agar pemikiran tersebut dapat relevan dengan perubahan zaman. Menurutnya, salah satu faktor terbentuknya realitas adalah media massa. Salah satu media massa yang paling memiliki kelebihan adalah televisi yang mengandalkan audio dan visual.
Bila Burhan Bungin mencoba melihat bagaimana suatu realitas sosial media massa dapat terbentuk melalui iklan, maka peneliti mencoba meneliti bagaimana suatu realitas sosial media massa dapat terbentuk melalui berita televisi. Metro TV merupakan salah satu pionir TV berita di Indonesia. Maka dari itu peneliti mencoba meneliti program berita di Metro TV.
Adanya isu pelecehan seksual anak di sekolah yang meresahkan karena gencarnya pemberitaan seputar isu tersebut di media massa. Sehingga menimbulkan suatu pertanyaan ―bagaimana konstruksi berita pelecehan seksual anak di Jakarta International School dalam media televisi?‖.
Jenis penelitian ini deskriptif dengan metode analisis isi kualitatif. peneliti mencoba menganalisisnya menggunakan analisis framing. Karena analisis framing merupakan analisis yang mencoba melihat bagaimana suatu realitas dapat dikonstruksi suatu media massa. peneliti menggunakan analisis framing Pan dan Kosicki. Analisis framing Pan dan Kosicki diteliti menggunakan 4 aspek yaitu: sintaksis, skrip, tematik dan retoris. Sehingga akan dapat didapatkan jawaban bagaimana konstruksi berita pelecehan seksual anak di Jakarta International School dalam media televisi.
Secara keseluruhan, hasil analisis peneliti menemukan frame yang dibentuk atau konstruksi realitas yang dibentuk oleh Metro TV adalah Keberpihakan kepada pihak korban dan menyudutkan pihak JIS dengan penggambaran: (1) Pelecehan seksual terhadap seorang murid Jakarta International School di sekolahnya oleh sejumlah oknum cleaning service (2) Hal ini merupakan akibat dari kelalaian JIS dalam menjaga keamanan muridnya (3) Jakarta International School tidak kooperatif dalam menangani dan menyikapi kasus tersebut</description><date>2015</date><type>Thesis:Thesis</type><type>PeerReview:NonPeerReviewed</type><type>Book:Book</type><language>eng</language><rights>cc_by_nc_sa_4</rights><identifier>http://kc.umn.ac.id/125/1/HALAMAN%20AWAL.pdf</identifier><type>Book:Book</type><language>eng</language><rights>cc_by_nc_sa_4</rights><identifier>http://kc.umn.ac.id/125/2/BAB%20I.pdf</identifier><type>Book:Book</type><language>eng</language><rights>cc_by_nc_sa_4</rights><identifier>http://kc.umn.ac.id/125/3/BAB%20II.pdf</identifier><type>Book:Book</type><language>eng</language><rights>cc_by_nc_sa_4</rights><identifier>http://kc.umn.ac.id/125/4/BAB%20III.pdf</identifier><type>Book:Book</type><language>eng</language><rights>cc_by_nc_sa_4</rights><identifier>http://kc.umn.ac.id/125/5/BAB%20IV.pdf</identifier><type>Book:Book</type><language>ind</language><rights>cc_by_nc_sa_4</rights><identifier>http://kc.umn.ac.id/125/6/BAB%20V.pdf</identifier><type>Book:Book</type><language>ind</language><rights>cc_by_nc_sa_4</rights><identifier>http://kc.umn.ac.id/125/7/DAFTAR%20PUSTAKA.pdf</identifier><identifier> Lesmana, Geanca Laela (2015) Konstruksi pelecehan seksual anak di jakarta international school dalam pemberitaan media televisi. Bachelor Thesis thesis, Universitas Multimedia Nusantara. </identifier><recordID>125</recordID></dc>
|
language |
eng |
format |
Thesis:Thesis Thesis PeerReview:NonPeerReviewed PeerReview Book:Book Book |
author |
Lesmana, Geanca Laela |
title |
Konstruksi pelecehan seksual anak di jakarta international school dalam pemberitaan media televisi |
publishDate |
2015 |
topic |
HV701-1420.5 Children P99.7 Framing Analysis PN1992-1992.92 Television broadcasts |
url |
http://kc.umn.ac.id/125/1/HALAMAN%20AWAL.pdf http://kc.umn.ac.id/125/2/BAB%20I.pdf http://kc.umn.ac.id/125/3/BAB%20II.pdf http://kc.umn.ac.id/125/4/BAB%20III.pdf http://kc.umn.ac.id/125/5/BAB%20IV.pdf http://kc.umn.ac.id/125/6/BAB%20V.pdf http://kc.umn.ac.id/125/7/DAFTAR%20PUSTAKA.pdf http://kc.umn.ac.id/125/ |
contents |
Berger dan Luckmann mengemukakan sebuah pemikiran bahwa manusia membentuk realitas berdasarkan pengalaman hidupnya. Yang kemudian pemikiran tersebut dikembangkan lagi oleh Burhan Bungin agar pemikiran tersebut dapat relevan dengan perubahan zaman. Menurutnya, salah satu faktor terbentuknya realitas adalah media massa. Salah satu media massa yang paling memiliki kelebihan adalah televisi yang mengandalkan audio dan visual.
Bila Burhan Bungin mencoba melihat bagaimana suatu realitas sosial media massa dapat terbentuk melalui iklan, maka peneliti mencoba meneliti bagaimana suatu realitas sosial media massa dapat terbentuk melalui berita televisi. Metro TV merupakan salah satu pionir TV berita di Indonesia. Maka dari itu peneliti mencoba meneliti program berita di Metro TV.
Adanya isu pelecehan seksual anak di sekolah yang meresahkan karena gencarnya pemberitaan seputar isu tersebut di media massa. Sehingga menimbulkan suatu pertanyaan ―bagaimana konstruksi berita pelecehan seksual anak di Jakarta International School dalam media televisi?‖.
Jenis penelitian ini deskriptif dengan metode analisis isi kualitatif. peneliti mencoba menganalisisnya menggunakan analisis framing. Karena analisis framing merupakan analisis yang mencoba melihat bagaimana suatu realitas dapat dikonstruksi suatu media massa. peneliti menggunakan analisis framing Pan dan Kosicki. Analisis framing Pan dan Kosicki diteliti menggunakan 4 aspek yaitu: sintaksis, skrip, tematik dan retoris. Sehingga akan dapat didapatkan jawaban bagaimana konstruksi berita pelecehan seksual anak di Jakarta International School dalam media televisi.
Secara keseluruhan, hasil analisis peneliti menemukan frame yang dibentuk atau konstruksi realitas yang dibentuk oleh Metro TV adalah Keberpihakan kepada pihak korban dan menyudutkan pihak JIS dengan penggambaran: (1) Pelecehan seksual terhadap seorang murid Jakarta International School di sekolahnya oleh sejumlah oknum cleaning service (2) Hal ini merupakan akibat dari kelalaian JIS dalam menjaga keamanan muridnya (3) Jakarta International School tidak kooperatif dalam menangani dan menyikapi kasus tersebut |
id |
IOS6965.125 |
institution |
Universitas Multimedia Nusantara |
institution_id |
355 |
institution_type |
library:university library |
library |
Perpustakaan Universitas Multimedia Nusantara |
library_id |
306 |
collection |
Knowledge Center UMN |
repository_id |
6965 |
subject_area |
Business/Bisnis Communication/Komunikasi Art Apreciation/Apresiasi Seni Data Processing, Computer Science/Pemrosesan Data, Ilmu Komputer, Teknik Informatika |
city |
TANGERANG |
province |
BANTEN |
shared_to_ipusnas_str |
1 |
repoId |
IOS6965 |
first_indexed |
2019-04-04T01:19:28Z |
last_indexed |
2019-04-04T01:19:28Z |
recordtype |
dc |
_version_ |
1683865358296940544 |
score |
17.538404 |