Pengaruh Tingkat Inflasi, Laju Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum dan Indeks Pembangunan ManusiaTerhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Di Kabupaten Dhamasraya Tahun 2006-2016

Main Author: Romi., M
Format: Thesis NonPeerReviewed Book
Bahasa: ind
Terbitan: , 2018
Subjects:
Online Access: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5973/4/14090071%20-%20ROMI.%20M%20%28SKRIPSI%29.pdf
http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5973/1/ABSTRAK.pdf
http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5973/2/KESIMPULAN.pdf
http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5973/3/DAFTAR%20PUSTAKA.pdf
http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5973/
Daftar Isi:
  • Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh tingkat inflasi terhadap tingkat pengangguran terbuka 2) pengaruh laju pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran terbuka 3) pengaruh upah minimum terhadap tingkat pengangguran terbuka 4) pengaruh indek sembangunan manusia terhadap tingkat pengangguran terrbuka. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian asosiatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat denganjumlah data selama 11 tahundari 2006-2016.Metodeanalisis yang digunakan adalah Autoregression-Moving Average (ARMA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama Tingkat inflasi 1 periode (tahun) sebelumnya berpengaruh terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka 4 periode (tahun) selanjutnya yang di tentukan oleh nilai koefisien sebesar0.9122 dengan nilai tstatistic 4,8084 > ttabel 2,3646. Artinya perubahan tingkat inflasi sebesar 1%, maka akan meningkatkan tingkat pengangguran terbuka sebesar 0.9122.Kedua Laju Pertumbuhan Ekonommi 4 tahun sebelumnya berpengaruh terhadap tingkat pengangguran Terbuka 4 periode (tahun) selanjutnya yang ditentukan oleh nilai koefisien sebesar 3.1744 dengan nilai tstatistic 12.9664 >ttabel 2,3646. Artinya perubahan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% akan meningkatkan tingkat pengangguran terbuka sebesar 3.1744.Ketiga Upah Mininum 2 periode (tahun) sebelumnya berpengaruh terhadap tingkat pengangguran Terbuka 6 periode (tahun) selanjutnya yang ditentukan oleh nilai koefisien sebesar1.0121 dengan nilai tstatistic sebesar5267.11 >ttabel sebesar 2,3646. Artinya perubahan upah minimum sebesar 1% maka akan meningkatkan tingkat pengangguran terbuka sebesar 1.0121. Keempat Indeks Pembangunan Manuasia 2 periode (tahun) sebelumnya berpengaruh terhadap tingkat pengangguran terbuka 3 periode (tahun) selanjutnya yang ditentukan oleh nilai koefisien sebesar 0,0514 dengan nilai tstatistic sebesar 110,739 >ttabel 2,3646. Artinya perubahan indeks pembangunan manusia sebesar 1% maka akan meningkatkan tingkat pengangguran terbuka sebesar 0.0514. Untuk itu, penulis menyarankan agar pemerintah lebih memperhatikan tingkat inflasi, laju pertumbuhan ekonomi, upah minimum dan indeks pembangunan manusia agar dapat mengurangi tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Dharmasraya.