Emosi Tokoh Utama Dalam Novel Natisha Persembahan Terakhir Karya Khrisna Pabichara
Main Author: | Silvia, Wahyuni |
---|---|
Format: | Thesis NonPeerReviewed Book |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
, 2018
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5923/1/SILVIA%20WAHYUNI%2013080003%20SKRIPSI.pdf http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5923/2/ABSTRAK.pdf http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5923/3/Kesimpulan.pdf http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5923/4/DAFTAR%20PUSTAKA.pdf http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5923/ |
Daftar Isi:
- Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya klasifikasi emosi tokoh utama yang terdapat dalam novel Natisha Persembahan Terakhir Karya Khrisna Pabichara. Emosi merupakan salah satu hal yang ada dalam diri manusia. Adanya tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan klasifikasi emosi tokoh utama dalam novel Natisha Persembahan Terakhir karya Khrisna Pabichara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dilakukan dengan mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan psikologi sastra. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Natisha Persembahan Terakhir Karya Khrisna Pabichara. Data dalam penelitian ini teks berupa kata, frase dan kalimat yang berkaitan dengan emosi yang dialami tokoh utama (Tutu). Berdasarkan data yang ditemukan maka hasil penelitian sebagai berikut pertama, tokoh Aku merasa bersalah terhadap ayahnya sendiri karena tokoh Aku melukai hati sang ayah dengan kata-katanya. Pada emosi menghukum diri sendiri yang dialami tokoh Aku ketika tidak bisa menemukan kekasihnya yaitu Natisha. Tokoh Aku marah, kesal dan tokoh Akupun menghukum dirinya sendiri dengan menonjok dinding hingga tangannya berdarah. Emosi rasa malu yang dialami tokoh Aku ketika tokoh Aku menghadiri sebuah pesta dan dalam pesta tersebut tokoh Aku malu ketika seseorang menghampirinya dan mengejeknya dengan makanan yang telah digigit. Emosi kesedihan yang dialami tokoh Aku ketika sang Ayah dibawa oleh tentara dan di masukkan ke dalam karung goni lalu di seret ke jalan. Aspek kebencian tergambar jelas dari tokoh Aku ketika kekasihnya Natisha lari bersama laki-laki lain sebelum melaksanakan pernikahannya. Sedangkan rasa cinta tergambar ketika tokoh aku telah mendapatkan cintanya kembali