ANALISIS HUBUNGAN PENDAPATAN, TIPE RUANGAN DAN JUMLAH ANGGOTA KELUARGA TERHADAP PERMINTAAN JASA HIBURAN KARAOKE (Studi Kasus Master Piece KTV Bengkulu dan Inul Vizta KTV Bengkulu)
Main Authors: | Dwi Wulandari Siregar, Ike, M. Abduh, M. Abduh |
---|---|
Format: | Thesis NonPeerReviewed Archive |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
, 2017
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://repository.unib.ac.id/11990/1/burn%20to%20pdf.pdf http://repository.unib.ac.id/11990/ |
Daftar Isi:
- Karaoke saat ini menjadi bagian dari budaya pop yang banyak dilakukan oleh semua golongan baik anak muda ataupun orang tua, karaoke dewasa ini bukanlah sesuatu hal yang baru namun sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Pengertian karaoke menurut encyclopedia adalah sebuah gaya bernyanyi yang menjadi populer di Jepang pada 1970-an, dimana lagu-lagu yang direkam dengan dukungan penuh accompanimental tapi tanpa vokal (minus one), yang kemudian dapat ditambahkan vokal oleh siapa saja yang ingin melakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel harga, pendapatan dan jumlah anggota keluarga terhadap permintaan jasa hiburan karaoke di kota Bengkulu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yang berasal dari 100 responden. Penentuan jumlah sampel ini dengan menggunakan metode Non-Probability Sampling dengan menggunakan Judgement. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yang dianalisis menggunakan alat analisis chi-square dan koefisien kontingensi yang disajikan dalam tabulasi silang. Karakteristik responden diklarifikasi menurut umur, profesi, tingkat pendidikan, tingkat pendapata, jumlah anggota keluarga, jenis kelamin, dan ruangan yang dipilih. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan antara variabel harga, dan pendapatan memiliki hubungan dengan permintaan jasa hiburan karaoke di Kota Bengkulu sedangkan jumlah anggota keluarga tidak memiliki hubungan dengan permintaan jasa karaoke di Kota Bengkulu. Dengan perolehan hasil hitung pada variabel harga memiliki hubungan dengan permintaan jasa karaoke yaitu masing X 2 hitung 20,600 > X 2 tabel 18,307 dan menunjukkan korelasi kuat dengan koefisien kontingensi menunjukkan 0,52 atau 0,5 < C < 0,75 , variabel pendapatan memiliki hubungan dengan jumlah permintaan jasa karaoke yaitu X 2 hitung 15,517 > X 2 tabel 15,507 atau menunjukkan korelasi yang kuat berdasarkan hasil hitung koefisien kontingensi 0,58 dengan ketentuan 0,5 < C < 0,75 dan variabel jumlah anggota kelurga tidak memiliki hubungan dengan permintaan jasa hiburan karaoke karena X 2 hitung 8,788 < X 2 tabel 9,448 dengan taraf signifikansi masing-masing perhitungan 95 % dan tingkat alpha α = 0,05. Kata Kunci :Harga, Pendapatan dan Jumlah Anggota Keluarga