Daftar Isi:
  • Proses menyusui tidak selalu berjalan mulus dan onset menyusui akan lebih lambat, salah satu faktor yang menunjang proses menyusui adalah faktor kecemasanibu yang harus diperhatikan sejak awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan denganonset laktasi pada ibu post partum di RSU Bahteramas tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan rancangan Cross Sectional study dengan sampel adalah ibu nifas sebanyak 40 orang. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder, analisis data menggunakan uji statistic chi-square. Hasil penelitian menunjukkan dari 40 ibu post partum di ruang Nifas di RSUD Bahteramas yang onset laktasi cepat yaitu 31 orang (77,5%) dan onset laktasi lambat yaitu 9 orang (22,5%), ibu yang tidak memiliki kecemasan post partum, yaitu 15 orang (37,5%), tingkat kecemasan ringan yaitu 11 orang (27,5%), tingkat kecemasan sedang yaitu 9 orang (22,5%) dan tingkat kecemasan berat yaitu 5 orang (12,5%). Hasil analisis chi square hubungan tingkat kecemasan dengan onset laktasi pada ibu post partum di RSU Bahteramas Tahun 2019 (p value=0,002 < α=0,05 ; X2=14,558). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan tingkat kecemasan dengan onset laktasi pada ibu post partum, sehingga diharapkan selalu menginformasikan dan memberikan penyuluhan kepada ibu nifas atau ibu hamil tentang pentingnya menjaga keseimbangan mental agar tidak mengalami kecemasan berlebihan pasca melahirkan.