Uji Daya Hambat Ekstrak Buah Kaktus Pir Berduri (Opuntia ficus indica) terhadap Pertumbuhan Candida albicans secara in
Main Author: | YUNITASARI, REZKI |
---|---|
Format: | Thesis |
Terbitan: |
, 2013
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/7953 |
Daftar Isi:
- 2013
- ABSTRAK Candida albicans adalah spesies yang sering ditemukan dan virulen terhadap manusia. Kaktus adalah buah yang tumbuh di daerah tandus dan kering yang sering digunakan sebagai tanaman hias oleh masyarakat dimana kegunaan medisnya mulai dikenal oleh masyarakat khususnya di daerah Meksiko dan India sebagai bahan makanan yang dapat diolah dan memiliki tingkat antioxidan yang tinggi. Buah kaktus pir berduri (Opuntia ficus indica) mengandung bahan aktif seperti flavonoid, askorbik acid, taurin, serta vitamin dan mineral. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak buah kaktus pir berduri dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Metode penelitian ini merupakan penelitian ekperimental laboratoris dengan menggunakan dalam penelitian ini adalah 0,5%, 1%, 5%, 10%, 25%, 75%, 100%, sedangkan sampel jamur berasal dari Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Hasil pengamatan dari beberapa konsentrasi menunjukkan terdapat penurunan jumlah koloni Candida albicans yang signifikan seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak buah kaktus pir berduri dan dari pengamatan tersebut konsentrasi daya hambat terbesar ada pada konsentrasi 100%. Kesimpulan Diperoleh ekstrak buah kaktus pir berduri dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak makan semakin berkurang pertumbuhan koloni Candida albicans dan sebaliknya. vii Kata Kunci: Ekstrak Buah Kaktus Pir Berduri (Opuntia ficus indica), Candida albicans, Uji Daya Hambat