PRODUKSI DAN KUALITAS SUSU SAPI PERAH YANG DIBERI SILASE COMPLETE FEED BERBAHAN BAKU LIMBAH PERTANIAN
Main Authors: | Ambo Ako, F. Maruddin, Jamila, S. Baba |
---|---|
Format: | Article |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
, 2013
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/6530 |
Daftar Isi:
- Persoalan pakan sapi perah di kabupaten Enrekang meliputi aspek kualitas, kuantitas dan kontiniutas suplai utamanya pada musim kemarau. Penanaman rumput gajah bersaing dengan sektor lainnya serta mengancam kelestarian lingkungan jika ditanam di tanah miring. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui produksi dan kualitas susu sapi perah yang diberi pakan complit dari limbah pertanian. Metode yang digunakan adalah menginventarisir semua limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan. Analisis proksimat dilakukan guna mengetahui nilai nutrisi bahan pakan dan menjadi dasar menyusun formulasi complete feed. Hasil formulasi complete feed diuji secara in vitro dan in vivo dan membandingkannya dengan perlakuan petani. Parameter yang diukur meliputi produksi susu (produksi per hari) dan kualitas susu (lemak, mineral, protein dan residu pestisida). Hasil penelitian menunjukkan bahwa complete feed di daerah sentra terdiri dari sumber serat berupa jerami padi dan jerami jagung, sumber protein berupa bungkil kelapa dan ampas tahu dan sumber energi berasal dari dedak dan bungkil jagung. Di daerah non sentra, sumber serat menggunakan jerami jagung, limbah kol dan wortel, dan kulit kopi. Sumber energi menggunakan dedak padi, jagung dan ubi jalar. Sumber protein menggunakan bungkil kelapa dan ampas tahu. Complete feed yang disusun tidak menghasilkan jamur, baunya asam harum, warna coklat kekuningan sesuai warna asli bahan pakan, bakteri asam laktat 1,1-6 x 107, pH 3,4-3,8 kadar protein 13,8%, Serat Kasar 31,22% dan BETN 39,65%. Secara umum complete feed yang diproduksi memenuhi syarat yang telah ditetapkan. Penerapan complete feed menunjukkan tidak ada perbedaan dalam hal konsumsi pakan namun produksi susu, kadar laktosa, kandungan protein, Ca, dan P dari sapi yang diberi perlakuan complete feed limbah sayur dan jerami nyat lebih tinggi dibanding kontrol. Dengan demikian, pemberian complete feed dari limbah pertanian khususnya limbah sayur dan tanaman pangan lebih baik dibanding perlakuan masyarakat selama ini.