ANALISIS PENDAPATAN PETERNAK ITIK PEDAGING BERDASARKAN SKALA USAHA YANG BERBEDA DI DESA SIPODECENG KECAMATAN BARANTI KABUPATEN SIDRAP
Main Authors: | Prawira, Yuda, Sirajuddin, Sitti Nurani, lestari, veronica sri |
---|---|
Format: | Article |
Terbitan: |
Fakultas Sains dan TEknologi UIN
, 2016
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/20705 |
Daftar Isi:
- Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan usaha peternak itik pedaging berdasarkan skala usaha yang berbeda di Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap. Penelitian ini dilaksanakan pada bula November 2014 sampai dengan bulan Februari 2015. Bertempat di Desa Sipodeceng Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatid deskriptiv yaitu suatu jenis penelitian yang akan menggambarkan tentang tingkat pendapatan usaha ternak itik pedaging pada berbagai skala usaha. Populasi peternak itik pedaging di Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap berjumlah 35 peternak. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara puposif dengan pertimbangan bahwa peteernak yang memelihara ternak itik pedaging selama satu periode dalam 70 hari yang dilakukan secara semi-intensif. Jenis data berupa data kuantitatif, sumber data berupa data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Analisa data yang digunakan untuk mengetahui pendapatan usaha ternak itik pedaging dengan menggunakan statistik deskrektif yaitu analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diketahui bahwa rata-rata pendapatan peternak itik pedaging di Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap berbeda-beda pada setiap skala usaha yang dimiliki, pendapatan yang terbesar adalah sebesar Rp 23.901.389,- dengan skala 1001-1500, dan yang terkecil adalah Rp. 1.460.875,- dengan skala 100-300. Perbedaan pendapatan yang diperoleh peternak disebabkan karena perbedaan jumlah ternak itik pedaging yang dimiliki. Semakin besar skala usaha maka semakin tinggi pula pendapatan yang diperoleh.