KEADAAN KEBERSIHAN MULUT DAN PERADANGAN GINGIVA NELAYAN DI PULAU KODINGARENG
Main Author: | Fitriansyah Jalil, Akbar |
---|---|
Format: | Thesis |
Terbitan: |
, 2012
|
Online Access: |
http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/1042 |
Daftar Isi:
- Skripsi alumni Fak. Kedokteran Gigi thn. 2011
- Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai kebersihan mulut nelayan di Pulau Kodingareng, Kelurahan Kodingareng, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik. Desain penelitian ini adalah cross-sectional study. Lokasi penelitian di Pulau Kodingareng, Kelurahan Kodingareng, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat Pulau Kodingareng. Subjek penelitian ini adalah sebanyak 30 nelayan yang datang di Klinik Gigi Amanah. Hasil: Sekitar 3,33% nelayan di Pulau Kodingareng memiliki keadaan kebersihan mulut yang baik, sekitar 30% memiliki kebersihan mulut yang sedang, dan sekitar 66,66% atau lebih dari setengah nelayan di Pulau Kodingareng memiliki kebersihan mulut yang buruk. Berbeda dengan keadaan kebersihan mulut yang menunjukkan keadaan kebersihan mulut yang buruk, peradangan belum ditemukan di mulut para nelayan tersebut. Penelitian ini menunjukkan 73,33% nelayan di Pulau Kodingareng menyikat gigi mereka sebanyak dua kali sehari dan sisanya hanya menyikat gigi sekali sehari yaitu sekitar 26,67%. Simpulan: Oral hygiene nelayan di Pulau Kodingareng tergolong buruk.. Selain itu, kondisi yang juga mendasari hasil ini adalah kurangnya perhatian para nelayan di Pulau Kodingareng untuk mengunjungi dokter gigi. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada tanda-tanda peradangan pada nelayan di Pulau Kodingareng, sedangkan hampir seluruh nelayan adalah pria yang merupakan perokok aktif. Kebiasaan nelayan mengonsumsi ikan dalam jumlah besar atau terpaksa mengonsumsi ikan adalah salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya peradangan. Hal tersebut karena ikan mengandung minyak ikan yang merupakan anti inflamasi yang terbukti efektif menurunkan inflamasi dalam darah dan jaringan.