KEDUDUKAN DAN BAGIAN WARISAN ANAK KANDUNG YANG LAHIR DARI PERKAWINAN PERTAMA DAN ISTRI PERNIKAHAN YANG KEDUA DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN KITAB UNDANG- UNDANG HUKUM PERDATA
Main Author: | ZULKARNAEN, EFENDI |
---|---|
Format: | Thesis NonPeerReviewed Book |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
, 2018
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://eprints.unram.ac.id/12050/1/SKRIPSI%20EFENDI%20ZULKARNAEN%20%28D1A014088%29.pdf http://eprints.unram.ac.id/12050/ |
Daftar Isi:
- Penelitian membahas tentang permasalahan kedudukan anak dan istri dari pernikahan yang kedua sebagai ahli waris menurut Hukum Islam dan Hukum Perdata dan Bagaimanakah pembagian hak waris istri dari pernikahan yang kedua dan anak kandung yang lahir dari perkawinan pertama menurut Hukum Islam dan Hukum Perdata. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menjelaskan kedudukan anak dan istri dari pernikahan yang kedua sebagai ahli waris menurut Hukum Islam dan Hukum Perdata serta Untuk menjelaskan pembagian dan hak waris istri dari pernikahan yang kedua dan anak kandung yang lahir dari perkawinan pertama menurut Hukum Islam dan Hukum Perdata. Jenis penelitian yang digunakan jenis penelitian Hukum Normatif. Hasil penelitian ini Menurut kewarisan Islam anak dan istri dari pernikahan yang kedua merupakan sama-sama memiliki kedudukan sebagai ahli waris sepanjang istri kedua pernikahannya sah terpenuhinya syarat- syarat pernikahan. Menurut kewarisan KUH Perdata anak dan istri dari pernikahan yang kedua baik itu anak laki-laki maupun anak perempuan dalam menentukan kedudukan sebagai ahli waris yaitu adanya hubungan darah dan perkawinan juga diatur dalam Pasal 832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.