Pengembangan modul sejarah lokal peristiwa pertempuran pasukan ALRI 0032 di Banyuwangi untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Glenmore / Ika Pungki Ratna Dewi

Main Author: Dewi, Ika Pungki Ratna
Other Authors: 1. Marsudi
Format: PeerReviewed
Bahasa: ind
Terbitan: Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Sejarah , 2018
Subjects:
Online Access: http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=86314
Daftar Isi:
  • iABSTRAKDewi, Ika Pungki Ratna. 2017. Pengembangan Modul Sejarah Lokal PeristiwaPertempuran Pasukan ALRI 0032 di Banyuwangi untuk MeningkatkanPemahaman Siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 Glenmore. Skripsi, JurusanSejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Drs. Marsudi, M.Hum.Kata Kunci: Modul, Sejarah Lokal, Banyuwangi.Pendidikan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia.Pencapaian tujuan pendidikan tidak terlepas dari peran guru sebagai seorangpendidik dan sekaligus sebagai fasilitator. Selain guru, pengembangan bahan ajarjuga harus ditingkatkan dan diperbaharui setiap saat agar siswa tidak jenuh denganmateri yang diajarkan setiap hari. Proses pembelajaran sejarah di SMA Negeri 1Glenmore umumnya mengacu pada buku teks dan berorientasi pada sejarahnasional. Selain itu, sejarah lokal memang belum mendapatkan perhatian khusus disekolah. Dampaknya, siswa seringkali kurang mengetahui tentang sejarah tempattinggal atau daerahnya sendiri. Salah satunya adalah Peristiwa Pertempuran LautPasukan ALRI 0032 di Banyuwangi. Pembelajaran sejarah lokal tidak bolehmenyita jam pelajaran sejarah nasional karena itu materi sejarah lokal diajarkansejajar dengan sejarah nasional sesuai dengan silabus yang berlaku. Salah satubahan ajar yang digunakan untuk pembelajaran sejarah lokal adalah modulPeristiwa Pertempuran Pasukan ALRI 0032 di Banyuwangi.Adapun tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untukmenghasilkan produk modul sejarah Peristiwa Pertempuran Pasukan ALRI 0032 diBanyuwangi. Selain itu untuk meningkatkan pemahaman sejarah lokal siswa kelasXI di SMA Negeri 1 Glenmore pada Peritiwa Pertempuran Pasukan ALRI 0032 diBanyuwangi.Pengembangan pembelajaran mengikuti tahapan penelitian yang diadaptasidari model pengembangan Sugiyono (2010) yaitu meliputi (1) potensi dan masalah,(2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6)uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian dan (9) revisi produkakhir. Sebelum di uji cobakan ke lapangan, produk tersebut terlebih dahuludivalidasi oleh ahli materi. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dankuantitatif.Hasil produk pengembangan penelitian ini adalah modul sejarah lokal. Modulsejarah ini berisi materi Peristiwa Pertempuran Pasukan ALRI 0032 di Banyuwangiuntuk meningkatkan pemahaman sejarah lokal siswa kelas XI. Hasil validasi dariahli materi memperoleh skor 49 dengan persentase 94,2%. Hasil uji coba produk dilapangan pada uji coba kelompok kecil memperoleh skor 551 dengan persentase91,8%, kemudian pada uji coba kelompok besar memperoleh skor 1864 denganpersentase 91,3%. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata pemahaman siswa terhadapsejarah lokal Banyuwangi adalah 53,3 dan hasil post-test menunjukkan rata-ratapemahaman siswa terhadap sejarah lokal Banyuwangi adalah 86,3. Berkaitandengan hasil belajar tersebut, maka modul sejarah ini dapat dikatakan efektif untukmeningkatkan pemahaman sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah.