Pengembangan instrumen penilaian kemampuan literasi sains, keterampilan komunikasi, dan kolaborasi siswa kelas XI materi Sistem Eksresi dan Koordinasi di SMAN 9 Malang / Imroatun Hasana

Main Author: Hasana, Imroatun
Other Authors: 1. Murni Saptasari ; 2. Nuning Wulandari
Format: PeerReviewed
Bahasa: ind
Terbitan: Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Biologi , 2017
Subjects:
Online Access: http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=82867
Daftar Isi:
  • ABSTRAKHasana, Imroatun. 2017. Pengembangan Instrumen Penilaian Kemampuan Literasi Sains, Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi Siswa Kelas XI Materi Sistem Ekskresi dan Koordinasi di SMAN 9 Malang. Skripsi, Jurusan Biologi, Prodi S1 Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Murni Sapta Sari, M.Si, (II) Nuning Wulandari, S.Si, M.Si.Kata Kunci: Instrumen penilaian, literasi sains, komunikasi, kolaborasi, Sistem Ekskresi, Sistem Koordinasi, model ADDIE.Abad 21 ditandai dengan arus globalisasi yang mengakibatkan persaingan semakin ketat. Keterampilan yang dibutuhkan di Abad 21 yaitu kemampuan literasi sains, keterampilan komunikasi (lisan dan tertulis), dan kolaborasi. Ber-dasarkan hasil angket siswa kelas XI MIPA G-3 di SMAN 9 Malang, rerata ke-mampuan literasi sains siswa kelas XI berdasarkan tingkatan literasi sains PISA berada pada level 2 (rendah). Siswa mengalami kesulitan dalam menyampaikan gagasan/pemikiran (lisan dan tertulis) dan kegiatan kolaborasi belum diberdaya-kan. Instrumen penilaian diketahui dapat meningkatkan kemampuan dan ke-terampilan siswa. Berkaitan dengan itu, diperlukan pengembangan instrumen penilaian berbasis literais sains, komunikasi, dan kolaborasi siswa kelas XI di SMAN 9 Malang.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian literasi sains, komunikasi, dan kolaborasi yang valid (validitas logis) dan reliabel pada materi Sistem Ekskresi dan Koordinasi. Penelitian dan pengembangan ini meng-gunakan model ADDIE. Instrumen penilaian yang dikembangkan berupa tes dan non tes yang dilengkapi perangkat pembelajaran. Subyek penelitian yaitu 33 siswa kelas XI MIPA B. Aspek yang diukur pada penelitian dan pengembangan ini yaitu kelayakan dari validator, kepraktisan dari pengguna instrumen, dan keefektivan dari peningkatan kemampuan literasi sains, komunikasi, dan kolaborasi.Aspek kelayakan instrumen tes dan non tes oleh validator dinyatakan valid. Reliabilitas soal untuk materi Sistem Ekskresi cukup reliabel (α = 0,547) sedang-kan untuk materi Sistem Koordinasi reliabel (α = 0,672). Aspek kepraktisan dari hasil uji keterbacaan dan kepraktisan dinyatakan praktis. Aspek keefektifan ber-dasarkan Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh hasil untuk instrumen penilaian berbasis literasi sains (Zhit = 5,025), komunikasi (Zhit = 5,047), dan kolaborasi (Zhit = 4,889) sehingga dapat dinyatakan ada pengaruh penerapan instrumen yang di-kembangkan terhadap kemampuan literasi, keterampilan komunikasi, dan kola-borasi siswa. Kelebihan instrumen penilaian yang dikembangkan yaitu setiap aspek saling berkaitan. Kelemahan instrumen penilaian berbasis literasi sains yang dikembang-kan yaitu belum memuat aspek kemampuan inkuiri, wawasan kritis, serta integrasi penjelasan dari berbagai disiplin sains dan teknologi dalam aspek situasi nyata. Instrumen penilaian berbasis komunikasi belum memuat aspek mimik wajah dan body language sedangkan untuk instrumen penilaian berbasis kolaborasi yaitu fleksibilitas. Saran penelitian selanjutnya yaitu mengembangkan aspek yang belum termuat dalam instrumen penilaian ini serta menguji validitas empiris soal.