Perbedaan pengaruh latihan ladder drill dan latihan konvensional terhadap peningkatan kelincahan pemain sepakbola di SSB Purbaya pada usia (10-13) tahun Kota Madiun / Mohammad Taufikur Rokhman

Main Author: Rokhman, Mohammad Taufikur
Other Authors: 1. Imam Hariadi; 2. Moch Yunus
Format: PeerReviewed
Bahasa: ind
Terbitan: Universtitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga , 2017
Subjects:
Online Access: http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=81040
Daftar Isi:
  • ABSTRAKRokhman, Mohammad Taufikur. 2017. Perbedaan Pengaruh Latihan ladder drill dan Latihan Konvensional Terhadap Kelincahan Pemain Sepakbola di Sekolah Sepakbola Purbaya Usia 10-13 Tahun Kota Madiun. Skripsi. Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Imam Hariadi, M.Kes, (II) Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes.Kata kunci: latihan ladder drill. kelincahan, dan sepakbola.Permainan sepakbola adalah permainan bola besar yang dimainkan oleh 2 regu, setiap regu terdiri dari 11 pemain. Tujuan dari permainan sepakbola adalah memasukkan bola ke gawang lawan dan mempertahankan gawangnya agar tidak kemasukan. Dalam permainan sepakbola diperlukan komponen kondisi fisik kelincahan untuk melewati lawan saat menggiring bola atau pergerakan tanpa bola, di dalam kelincahan terdapat unsur yang sangat penting yaitu kelentukan, keseimbangan dan kecepatan, sehingga pemain tidak mudah jatuh saat kontak badan dengan lawan dan bias bergerak melewati lawan dengan cepat.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan ladder drill terhadap kemampuan kelincahan pemain sepakbola di sekolah sepakbola purbaya Kota Madiun usia 10-13 tahun.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen sungguhan dengan sampel penelitian 30 pemain sekolah sepakbola pengambilan sampel menggunakan Teknik random sampling. Rincian sampel kelompok eksperimen yaitu 15 siswa dan sampel kelompok konvensional 15 siswa. Teknik pembagian kelompok menggunakan teknik ordinal pairing matching. Kelompok eksperimen diberi perlakuan menggunakan program latihan dari peneliti berupa latihan ladder drill. Kelompok konvensional diberi perlakuan berupa program latihan yang disusun oleh pelatih. Penelitian ini dilakukan 2 kali tes, yaitu tes awal dan tes akhir pada masing-masing kelompok latihan.Hasil dari penelitian, skor dianalisis menggunakan teknik analisis uji t pada taraf signifikansi α = 0,05. Dari uji tersebut bahwa kelompok latihan ladder drill pada kelompok eksperimen diperoleh Thitung = 264,093 lebih besar dari Ttabel = 2,145, sehingga memberikan pengaruh yang signifikan, sedangkan kelompok latihan konvensional diperoleh Thitung = 67,97 lebih besar dari Ftabel = 2,145, sehingga memberikan pengaruh yang signifikan. perbedaan kelompok eksperimen dengan kelompok konvensional diperoleh Thitung = 1,168 lebih kecil dari Ttabel = 2,145, sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan. Walaupun dalam uji statistik tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan tetapi rata-rata peningkatan kelompok latihan ladder drill lebih baik dibandingkan latihan konvensional.Berdasarkan hasil skor yang sudah dianalisis,dapat disimmpulkan kedua kelompok memberikan pengaruh yang signifikan. Saran yang dapat diberikan kepada pelatih siswa sekolah sepakbola Purbaya Kota Madiun usia 10-13 tahun hendaknya menggunakan latihan ladder drill untuk meningkatkan kelincahan para siswa sekolah sepakbola Purbaya Kota Madiun.ABSTRACTRokhman, Mohammad Taufikur. 2017. Difference the Effect of Ladder Drill Exercise and Conventional Exercise on the Ability of Agility at Purbaya Football School in Madiun City on Age 10-13 y.o. Thesis. Department of Sports Coaching Education. Faculty of Sport Science. State University of Malang. Advisor: (I) Dr. Imam Hariadi, M.Kes, (II) Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes.Keywords: ladder drill. agility, and football.Football was a game played by two teams and consist of eleven players for each team. The goal of football is to enter the ball into the opponent's goal and defend the net from the opponent's attack. In football required components of physical conditions such as agility to pass the opponent when dribbling or movement without the ball. In agility, any important element such as the formation, balance, and speed. It makes the players didn't easy to fall when the body contact with the opponent and can move quickly from the opponent. The purpose of this study was to know the effect of ladder drill exercise on the ability of agility at Purbaya Football School in Madiun City on age 10-13 y.o.This study used an experimental method with a sample of thirty players. The sample of the experimental and control were fifteen students for each group. The sampling method was used ordinal pairing matching. The experimental group treated use exercise program (ladder drill) from the researcher. Those, the control group does not give a treat. The exercises of control group use programs that have been developed by the trainer (coach). This study was conducted two times; initial test and final test for each group.The results of the study that the scores were analyzed using t-test analysis at the significant level α = 0.05. The results showed that ladder drill in the experimental group obtained Tcalculate = 264.093 was greater than Ttable = 2.145, thus provide a significant effect. Whereas conventional exercise in the control group gained Tcalculate = 67.97 was greater than Ftable = 2.145, thus giving a significant effect. The differences between the experimental group with the conventional group obtained Tcalculate = 1.168 was smaller than Ttable = 2.145, so there is no significant difference.Based on the results, it can be concluded that both of groups have a significant effect. But there were differences in the results of improving the ability of agility, that experimental group was better than the conventional group. The advice can be given to coach at Purbaya Football School in Madiun City on age 10-13 y.o will better when use a ladder drill exercises to improve the agility of students.