Pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan dengan corporate social responsibility dan good corporate governance sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan LQ45 yang listing di BEI tahun 2013-2015 / Rani Nursada B.

Main Author: Nursada B., Rani
Other Authors: 1. Nurika Restuningdiah
Format: PeerReviewed
Bahasa: ind
Terbitan: Universitas Negeri Malang. Program Studi Akuntansi , 2017
Subjects:
Online Access: http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=79542
Daftar Isi:
  • ABSTRAKNursada, Rani 2016. Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Yang Dimoderasi Oleh Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance Pada Perusahaan LQ45 yang Terdaftar di BEI tahun 2013-2015. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Program Studi S1. Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing DR. Nurika Restuningdiah, S.E.,M.Si., Ak, CAKata Kunci : Kinerja keuangan, Nilai perusahaan, Corporate social responsibility, Good corporate Governance. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi ROA, nilai perusahaan, pengungkapan corporate social reponsibility, dan good corporate governance pada perusahaan yang termasuk dalam pemeringkatan saham LQ45 yang terdaftar di BEI tahun 2013-2015. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ROA (X1) terhadap nilai perusahaan (Y) dan juga untuk mengetahui apakah corporate social responsibility dan mekanisme good corporate goverance mampu memperkuat hubungan antara ROA dan nila perusahaan.Penelitian ini merupakan jenis penelitian asosiatif kausalitas (sebab-akibat). Perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang termasuk dalam pemeringkatan saham LQ45 yang terdaftar di BEI tahun 2013-2015 dengan teknik purposive sampling diperoleh sampel penelitian sebanyak 13 perusahaan. teknik analisis data yang digunakan adalah moderated regression analysis (MRA).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) ROA berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahan. 2) CSR mampu memperkuat hubungan antara ROA dan nilai perusahaan. 3) kepemilikan manajerial mampu memperkuat hubungan antara ROA dan nilai perusahaan. 4) komisaris independen tidak mampu memperkuat hubungan antara ROA dan nilai perusahaan. 5) kepemilikan institusional tidak mampu memperkuat hubungan antara ROA dan nilai perusahaan. 6) komite audit mampu memperkuat hubungan antara ROA dan nilai perusahan.