Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII MTs Negeri Malang III / Firda Awalia Putri

Main Author: Putri, Firda Awalia
Other Authors: 1. Susriyati Mahanal ; 2. Vita Ria Mustikasari
Format: PeerReviewed
Bahasa: ind
Terbitan: Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam , 2016
Subjects:
Online Access: http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=78714
Daftar Isi:
  • ABSTRAKPutri, Firda Awalia. 2016. Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VIII MTs Negeri Malang III. Skripsi. Prodi Pendidikan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Susriyati Mahanal, M.Pd., (II) Vita Ria Mustikasari, S.Pd., M.PdKata kunci: inkuiri terbimbing, hasil belajar.Proses pembelajaran IPA pada Kurikulum 2013 menekankan pada penerapan pendekatan ilmiah. Melalui kegiatan ilmiah yang dilaksanakan, peserta didik dapat terlibat secara aktif dalam menemukan konsepnya sendiri untuk mencapai hasil belajar. Kenyataan yang ada di lapanganmenunjukkan bahwa rerata nilai hasil belajar peserta didikkelas VIII pada pembelajaran IPA dibawah KKM. Penelitian tentang pengaruh pembelajaran terhadap hasil belajar siswa perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Model pembelajaran yang digunakan adalah pembelajaran inkuiri terbimbing. Melalui pembelajaran inkuiri terbimbing diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIII. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA peserta didik yang belajar dengan pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran konvensional.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu (quasi experiment) dengan desainposttest only control group. Subjek penelitian melibatkan peserta didik MTs Negeri Malang III semester genap 2015/2016 dengan dua kelompok kelas yaitu kelas VIII F sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII G sebagai kelompok kontrol. Hasil belajar siswa diukur melalui posttest soal pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji-t pada program IBM SPSS Statistics19.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang belajar dengan pembelajaran inkuiri terbimbingdan peserta didik yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Hasil signifikansi sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05. Perbedaan tersebut ditujukkan dengan rerata hasil belajar kelas dengan pembelajaran inkuiri terbimbing sebesar 82,4 dan rerata hasil belajar kelas dengan pembelajaran konvensional sebesar 76,5.