Perbandingan keterampilan metakognitif, kemampuan berpikir kritis dan karakter siswa SMA dalam pembelajaran biologi melalui strategi reciprocal teaching, think pair share dan reciprocal teaching dipadu think pair share / Yunawati Sele

Main Author: Sele, Yunawati
Other Authors: 1. A.D. Coribima; 2. Hj. Sri Endah Indriwati
Format: PeerReviewed
Bahasa: ind
Terbitan: Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Biologi , 2016
Subjects:
Online Access: http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=75866
Daftar Isi:
  • ABSTRAKSele, Yunawati. 2016. Perbandingan Keterampilan Metakognitif, Kemampuan Berpikir Kritis dan Karakter Siswa dalam Pembelajaran Biologi Melalui Strategi Reciprocal Teaching, Think Pair Share dan Reciprocal Teaching dipadu Think Pair Share. Tesis. Program Studi Pendidikan Biologi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I). Prof. Dr. A. D. Corebima, M.Pd, (II). Dr. Hj. Sri Endah Indriwati, M.PdKata kunci: Keterampilan Metakognitif, Kemampuan Berpikir Kritis, Karakter, Strategi Reciprocal Teaching (RT) , Strategi Think Pair Share (TPS), Strategi RT dipadu TPS Strategi pembelajaran Reciprocal Teaching (RT) dan Think Pair Share (TPS) merupakan strategi pembelajaran kooperatif yang dapat diterapkan secara terpisah ataupun diterapkan secara terintegrasi. Strategi-strategi tersebut memiliki potensi dalam memberdayakan keterampilan metakognitif, kemampuan berpikir kritis dan karakter siswa dalam pembelajaran biologi. Namun hingga saat ini, informasi tentang perbandingan keterampilan metakognitif, kemampuan berpikir kritis dan karakter siswa yang mengikuti pembelajaran RT, TPS, RT dipadu TPS serta pembelajaran konvensional masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan metakognitif, kemampuan berpikir kritis dan karakter siswa pada keempat strategi pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan pretest-postest nonequivalent control group design. Penelitian dilakukan pada semester gasal tahun ajaran 2015/2016 dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 6 Malang dan SMA Negeri 9 Malang. Instrumen yang digunakan adalah tes essay, rubrik keterampilan metakognitif, rubrik kemampuan berpikir kritis serta angket karakter.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan keterampilan metakognitif antara siswa yang mengikuti pembelajaran RT, TPS, RT dipadu TPS dan konvensional. Siswa yang mengikuti pembelajaran RT dipadu TPS mengalami peningkatan keterampilan metakognitif yang paling tinggi. Peningkatan tersebut lebih tinggi 39,12% dari siswa pada pembelajaran RT, lebih tinggi 52,31% dari siswa pada pembelajaran TPS serta lebih tinggi 112,89% dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. 2) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti pembelajaran RT, TPS, RT dipadu TPS dan konvensional. Siswa yang mengikuti pembelajaran RT dipadu TPS mengalami peningkatan kemampuan berpikir kritis yang paling tinggi. Peningkatan tersebut lebih tinggi 52,51% dari siswa pada pembelajaran RT, lebih tinggi 70,14% dari siswa pada pembelajaran TPS serta lebih tinggi 133,88% dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. 3) Terdapat perbedaan karakter antara siswa yang mengikuti pembelajaran RT, TPS, RT dipadu TPS dan konvensional. Siswa yang mengikuti pembelajaran RT dipadu TPS mengalami peningkatan karakter yang paling tinggi. Peningkatan tersebut lebih tinggi 2,58% dari siswa pada pembelajaran TPS serta lebih tinggi 7,99% dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Informasi tentang tingginya potensi pembelajaran RT dipadu TPS dalam memberdayakan keterampilan metakognitif, kemampuan berpikir kritis dan karakter siswa diharapkan dapat menginspirasi guru untuk menerapkan strategi pembelajaran tersebut secara konsisten dalam pembelajaran. Selain itu, informasi tentang rendahnya potensi pembelajaran konvensional juga hendaknya menginspirasi guru untuk menghilangkan kebiasaan mengajar secara konvensional.