Pengembangan inventori gaya belajar siswa berbasis website di SMA Negeri 2 Malang / Pulung Ariagung
Main Author: | Ariagung, Pulung |
---|---|
Other Authors: | 1. H. Widada; 2. Elia Florentin |
Format: | PeerReviewed |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Universitas Negeri Malang. program Studi Bimbingan dan Konseling
, 2016
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=73850 |
Daftar Isi:
- ABSTRAKAriagung, Pulung. 2015. Pengembangan Inventori Gaya Belajar Siswa Berbasis Website di SMAN 2 Malang. Skripsi.Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Widada M.Si (II) Dra. Elia Flurentin M.PdKata Kunci: Website, gaya belajarnj, inventoriGaya belajar adalahcara yang konsisten yang dilakukan oleh seorang siswa dalam menangkap stimulus atau informasi, cara mengingat, berfikir, dan memecahkan soal. Gaya belajar merupakan salah satu kunci untuk meraih kesuksesan. Dengan memahami dan mengenali kecenderungan modalitas gaya belajar, seseorang dapat mencapai kesuksesannya. Gaya belajar seseorang terbagi menjadi tiga, yakni : a. Visual, b. Auditori, c. Kinestetik. Seiring dengan perkembangan jaman yang mengutamakan teknologi, maka diperlukan alat yang dapat mengetahui gaya belajar seseorang. Alat yang dapat mengukur untuk mengetahui gaya belajar adalah inventori (instrumen pengumpul data). Untuk menyesuaikan dengan perkembangan jaman saat ini, inventori yang dibuat berbasiswebsite. Websiteadalah tempat yang dapat diisi dengan program dari perangkat lunak (software) online. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan produk berupa inventori gaya belajar siswa berbasis website di SMAN 2 Malang. Produk yang dihasilkan dilengkapi dengan manual book yang tepat dan layak digunakan oleh konselor, guru, siswa, dan tenaga pendidik lainnya. Produk inventori ini digunakan untuk mengenali dan memahami kecenderungan modalitas gaya belajar siswa berbasis website.Metode penelitian yang digunakan adalah modifikasi dari model pengembangan yang dikemukanan oleh Borg and Gall. Berdasarkan pengembangan Borg and Gall, terdapat 10 langkah untuk mengembangkan sebuah produk. Peneliti memodifikasi langkah tersebut menjadi 13 langkah pengembangan. Penelitian dilakukan di SMAN 2 Malang dengan melakukan uji pengguna (konselor) dan uji kelompok kecil. Subjek penelitian adalah 2 orang konselor dan 6 orang siswa kelas X IPS-4. Produk diujicobakan dengan dua tahap, yakni tahap uji calon pengguna dan uji kelompok kecil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa website inventori gaya belajar untuk anak SMA ini telah layak dan sesuai dengan kebutuhan siswa untuk memahami diri dalam mengetahui modalitas gaya belajarnya. Produk yang dihasilkan telah melalui uji ahli, uji pengguna dan uji kelompok kecil, dimana uji ahli dilakukan dengan ahli materi dan ahli media. Ahli materi adalah dosen bimbingan dan konseling yang bukan merupakan pembimbing dari penulis. Ahli media adalah dosen dari bidang teknologi informatika yang ahli dibidang media. Dari penelitian ini perlu dilakukan pengujian terhadap keefektifan website diluar proses penelitian, misalnya beberapa waktu setelah proses penelitian dilaksanakan (1 s/d 2 bulan setelah penelitian). Produk juga dapat dikembangkan kearah yang lebih luas, semisal dikembangkan pada siswa SMK/ sederajat.