Pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar geografi siswa SMA / Bejo Apriyanto
Main Author: | Apriyanto, Bejo |
---|---|
Other Authors: | 1. Sumarmi ; 2. Budijanto |
Format: | PeerReviewed |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Universitas Negeri Malang. Program Studi Geografi
, 2015
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=70935 |
Daftar Isi:
- ABSTRAKApriyanto, Bejo. 2015. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa SMA. Tesis, Program Studi Pendidikan Geografi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembim-bing (I) Prof. Sumarmi, M.Pd. (II) Dr. Budijanto, M.Sos.Kata Kunci: Model Problem Based Learning, Hasil Belajar Geografi.Model Problem Based Learning merupakan model pembelajaran inovatif yang memberikan kondisi belajar aktif dan berpusat kepada siswa. Pembelajaran ini menggunakan masalah pada dunia nyata di sekitar siswa. Selain menggunakan masalah nyata, pembelajaran juga melibatkan siswa dalam investigasi pemecahan masalah dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengkontruksi pengetahuan mereka sendiri. Orientasi masalah sebagai acuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran.Tujuan penelitian menjelaskan untuk menjelaskan pengaruh model Problem Based Learning terhadap hasil belajar geografi. Rancangan penelitian berupa eksperimen semu dengan design non equivalent control group design. Subjek penelitian dipilih berdasarkan nilai Ujian Tengah Semester ganjil (UTS) yang memiliki rata-rata yang sama (homogen). Kelas kontrol menggunakan model ceramah dan penugasan, sedangkan kelas eksperimen menggunakan model Problem Based Learning. Instrumen tes kemampuan hasil belajar berupa soal esai sejumlah 5 butir soal. Pengumpulan data dengan tes dan observasi. Data gainscore dianalisis dengan menggunakan Uji Independent Sample T-Test dengan bantuan komputer program SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh signifikan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar. Gain score pembelajaran yang menggunakan model Problem Based Learning lebih tinggi daripada konvensional. Nilai rata-rata gainscore kelas eksperimen sebesar 35,17 dan kontrol sebesa 24,83. Hasil analisis Uji Independent Sample T-Test, menunjukkan nilai p-level 0.000 lebih kecil dari 0.05 (p<0.05). Model pembelajaran Problem Based Learning terbukti berpengaruh terhadap hasil belajar, diduga karena siswa dihadapkan permasalahan nyata yang mendorong siswa untuk dipecahkan, pembelajaran melibatkan siswa dalam penyelidikan autentik dan kontesktual, siswa aktif selama pembelajaran, adanya kerja sama dalam kelompok kecil, pembelajaran menjadi bermakna karena interaction.Saran yang diberikan bagi guru dan peneliti berdasarkan hasil penelitian ini guru harus bisa menguasai seluruh rangkaian tahapan dari model Problem Based Learning, guru harus bisa memberikan permasalahan yang dekat dengan siswa. Bagi peneliti selanjutnya, perlu penelitian lanjutan dengan menggunakan variabel yang sama, tetapi dengan lokasi, jenjang pendidikan, dan materi berbeda. Perlu dieksperimenkan pada mata pelajaran lain selain geografi, agar kemanfaatan dan keefektifan model ini meyakinkan.