Pengaruh model pembelajaran kuantum dan model pembelajaran kontekstual berbasis PAKEM terhadap keefektifan pembelajaran matadiklat pemeliharaan mesin kendaraan ringan di SMK Negeri 1 Jetis Mojokerto / Wahyu Aprilianto

Main Author: Aprilianto, Wahyu
Other Authors: 1. Dwi Agus Sudjimat ; 2. Sumarli
Format: PeerReviewed
Bahasa: ind
Terbitan: Universitas Negeri Malang. Program Studi. Pendidikan Teknik Otomotif , 2015
Subjects:
Online Access: http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=70042
Daftar Isi:
  • ABSTRAKAprilianto, Wahyu. 2015. Pengaruh Model Pembelajaran Kuantum dan Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis PAKEM terhadap Keefektifan Pembelajaran Matadiklat Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan Di SMK Negeri 1 Jetis Mojokerto. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Dwi Agus Sudjimat, S.T., M.Pd (II) Drs. H. Sumarli, M.Pd MT.Kata Kunci: model pembelajaran quantum, model pembelajaran kontekstual, keefektifan pembelajaranTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kuantum dan model pembelajaran kontekstual berbasis PAKEM terhadap keefektifan pembelajaran Matadiklat Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan di SMK Negeri 1 Jetis Mojokerto. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental semu, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari dua variabel bebas, yaitu model pembelajaran kuantum berbasis PAKEM (X1) dan model pembelajaran kontekstual berbasis PAKEM (X2) terhadap variabel terikat, yaitu keefektifan pembelajaran pada matadiklat pemeliharaan mesin kendaraan ringan (Y) yang pengumpulan datanya menggunakan angka atau nilai. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kenaikan nilai rata-rata yang diperoleh antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata awal pada kelas eksperimen sebesar 67,6 dan nilai rata-rata akhir sebesar 76,2 berarti terjadi kenaikan sebesar 12,7 %. Nilai rata-rata awal kelas kontrol sebesar 66,55 dan nilai rata-rata akhirnya sebesar 74,1 berarti terjadi kenaikan sebesar 11,4 %. Kesimpulan penelitian ini adalah keefektifan model pembelajaran kuantum berbasis PAKEM memiliki tingkat keefektifan paling tinggi daripada keefektifan pembelajaran model kontekstual berbasis PAKEM pada matadiklat pemeliharaan mesin kendaraan ringan di SMK Negeri 1 Jetis Mojokerto. Saran yang dapat diajukan: (1) bagi kepala sekolah, dapat dijadikan sebagai masukan supaya mengharuskan dalam menggunakan beberapa model pembelajaran guna meningkatkan keefektifan pembelajaran, (2) bagi guru, bidang mata pelajaran produktif diharapkan dapat dijadikan sebagai masukan agar berkenan mempertimbangkan penggunaan berbagai model pembelajaran, (3) bagi siswa, dapat lebih mengembangkan potensi yang ada dengan maksimal, (4) bagi peneliti, sebagai tambahan pengetahuan tentang model pembelajaran, dan dapat digunakan sebagai bahan referensi penelitian selanjutnya, (5) bagi peneliti selanjutnya, hendaknya untuk lebih mengembangkan isi dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti.