Pengembangan media CD interaktif pembelajaran biologi materi indera penglihatan untuk Kelas XI IPA SMA / Fuji Astutik
Main Author: | Astutik, Fuji |
---|---|
Other Authors: | 1. Hadi Suwono ; 2. Nuning Wulandari |
Format: | PeerReviewed |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Biologi
, 2012
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=57261 |
Daftar Isi:
- Kata Kunci: Pengembangan Media, CD Interaktif, Indera PenglihatanMedia merupakan segala jenis sarana yang dapat digunakan dalam kegi-atan pembelajaran untuk menyalurkan isi pembelajaran kepada siswa dan mening-katkan efektifitas serta efisiensi pencapaian tujuan pembelajaran. Kegiatan pem-belajaran untuk materi indera penglihatan di SMA Negeri 7 Malang masih terba-tas pada media cetak dengan metode ceramah sehingga kegiatan pembelajaran bersifat satu arah. Alasan peneliti mengembangkan CD interaktif di SMA Negeri 7 Malang antara lain: 1) media yang berbentuk CD interaktif khususnya yang mampu menampilkan teks, gambar, audio, video, animasi, dan evaluasi pembela-jaran secara langsung belum pernah digunakan; 2) prestasi belajar kognitif kurang memuaskan; 3) motivasi siswa cukup rendah; dan 4) siswa cenderung pasif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran inter-aktif pada materi indera penglihatan yang dikemas dalam bentuk CD.Model penelitian ini dimodifikasi dari model pengembangan Borg dan Gall (1979). Tahapan pengembangan media ini adalah: 1) melakukan penelitian dan pengumpulan informasi; 2) melakukan perencanaan; 3) mengembangkan dan memilih materi; 4) mengembangkan produk awal; 5) uji validasi; 6) revisi atas produk utama; 7) uji lapangan; 8) revisi penyempurnaan; dan 9) produk akhir. Pengembangan media pembelajaran berbentuk CD interaktif ini telah melalui tahapan validasi oleh ahli materi dan media serta uji coba produk di SMA Negeri 7 Malang. Data kuantitatif berupa persentase untuk melihat kevalidan dan keter-pakaian media dan skor hasil tes awal dan tes akhir untuk melihat keefektivan media. Data kualitatif berupa saran dan komentar digunakan sebagai dasar perba-ikan media. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.Rerata total hasil validasi dari ahli media dan materi secara berturut-turut mencapai skor 87% dan 99%, yang menunjukkan bahwa seluruh kriteria yang menyusun media adalah valid. Hasil uji coba mencapai rerata 95%. Rerata total skor tes awal siswa 73.39, sedangkan rerata tes akhir 98.21. Hasil tersebut menun-jukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan menurut pakar layak digunakan dalam pembelajaran Biologi.