Pengaruh earning per share, price earning rstio, return on asset dan jenis industri terhadap initial return perusahaan yang melakukan initial public offering di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2010 / Retno Widyastuti

Main Author: Widyastuti, Retno
Other Authors: 1. Cipto Wardoyo ; 2. Diana Tien Irafahmi
Format: PeerReviewed
Bahasa: ind
Terbitan: Universitas Negeri Malang. Program Studi Akuntansi , 2012
Subjects:
Online Access: http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=56476
Daftar Isi:
  • Kata Kunci : Earning Per Share, Price Earning Ratio, Return On Asset, JenisIndustri, Initial Return, UnderpricingFenomena yang sering terjadi pada IPO adalah keadaan underpricing, ataukeadaan dimana harga saham di pasar primer lebih rendah daripada harga di pasarsekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel apa saja yang dapatmempengaruhi underpricing. Variabel yang digunakan antara lain Earning PerShare (EPS), Price Earning Ratio (PER), Retrun On Asset (ROA) dan jenisindustri.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa datalaporan keuangan perusahaan, harga penawaran di pasar primer dan hargapenutupan hari pertama di pasar sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalahperusahan yang melakukan IPO periode 2008-2010 sebanyak 55 perusahaan.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive samplingyang menghasilkan sampel sebanyak 33 perusahaan. Analisis data yangdigunakan adalah analisis regresi berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel EPS, PER, ROA dan jenisindustri tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Initial Return (IR).Variabel-variabel yang menggunakan laba dalam perhitungannya, yaitu EPS,PER dan ROA tidak berpengaruh terhadap IR. Investor tidak terlalu mempercayailaba yang dilaporkan perusahaan karena diduga perusahaan melakukan pratikmanajemen laba sebelum IPO. Variabel jenis industri tidak berpengaruh karenainvestor menilai resiko terdapat hampir di setiap industri.Penelitian ini menyimpulkan bahwa selama tahun 2008-2010 underpricingtidak disebabkan oleh adanya asimetri informasi dari variabel yang diteliti.Penelitian hanya menggunakan variabel yang terbatas pada rasio profitabilitas,sehingga kurang dapat menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhiunderpricing. Peneliti selanjutnya disarankan menggunakan rasio-rasio lain danmenambah periode penelitian agar penyebab underpricing lebih dapat dijelaskan