Penerapan model inductive thinking untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn siswa kelas IV SDN Jatimulyo I Kota Malang / Eva Lia Mitania Dewi

Main Author: Dewi, Eva Lia Mitania
Other Authors: 1. Ruminiati ; 2. Nur Hanifah
Format: PeerReviewed
Bahasa: ind
Terbitan: Universitas Negeri MAlang. Program Studi S1 PGSD , 2012
Subjects:
Online Access: http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=53777
Daftar Isi:
  • Kata Kunci : Model Inductive Thinking, Aktivitas, Hasil Belajar, PKn SDPada penerapan pembelajaran PKn terdapat beberapa masalah yang berhubungandengan aktivitas dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil survey awal yang dilakukanoleh peneliti pada tanggal 15 September 2011, menunjukkan bahwa aktivitas dan hasilbelajar siswa kelas IV SDN Jatimulyo 1 Kota Malang masih rendah, hal ini dapat dilihatdari:nilai ulangan harian siswa yang rata- rata hanya mencapai 55, sedangkan KKM untukmata pelajaran PKN adalah 65. Untuk itu, perlu adanya suatu model pembelajaran yangmembuat siswa lebih kreatif, yaitu model pembelajaran Inductive Thinking. Tujuanpenelitian ini adalah: (1) mendiskripsikan penerapan model Inductive Thinking dalampembelajaran PKn kelas IV, (2) mendiskripsikan peningkatan aktivitas belajar PKn siswakelas IV, dan (3) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar PKn siswa kelas IV SDNJatimulyo 1 Kota Malang. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVSDN Jatimulyo 1 Kota Malang.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan empat tahapan,yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sedangkan teknik pengumpulandatanya dengan menggunakan observasi, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisisdata dalam penelitian ini menggunakan tiga cara, yaitu reduksi data, paparan data, danpenyimpulan data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan model Inductive Thinkingsiklus I keberhasilannya mencapai 91,25% sedangkan siklus II meningkat menjadi98,75%, (2) Keaktifan siswa pada siklus I ketuntasan klasikalnya sebesar 71,1%sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 75%, (3) Hasil Belajar saat pratindakanrata-rata hasil belajar siswa adalah 55 dengan ketuntasan klasikal sebesar 55%. Siklus Inilai rata-rata hasil belajar siswa menurun menjadi 49,3 dengan ketuntasan klasikal49,3%. Siklus II nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 79,5 dan ketuntasanklasikal menjadi 79,5%. Dengan demikian dengan menggunakan model InductiveThinking aktifitas dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Jatimulyo 1 Kota Malangmengalami peningkatan. Kesimpulan yang diperoleh adalah penerapan model InductiveThinking dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Jatimulyo 1Kota Malang.. Saran yang diberikan hendaknya guru dapat menerapkan model InductiveThinking dalam pembelajaran PKn sehingga aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat.