Pengaruh lama sintering terhadap konstanta dielektrik, Kekerasan, dan mikrostruktur keramik oksida SiO2-MgO / Rachma Ika Wardani
Main Author: | Wardani, Rachma Ika |
---|---|
Other Authors: | 1. HARTATIEK ; 2. ARIF HIDAYAT |
Format: | PeerReviewed |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Universitas Negeri Malang. Program Studi Fisika
, 2012
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=53343 |
Daftar Isi:
- Kata kunci: SiO2-MgO, lama sintering, konstanta dielektrik, kekerasan, mikrostrukturPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama sintering terhadap konstanta dielektrik, kekerasan dan mikrostruktur keramik oksida SiO2-MgO. Bahan Silika dikenal dengan kekerasannya, selain itu silika juga dapat mengurangi keplastisan dan mengurangi susut kering. Sedangkan Magnesium Oksida merupakan bahan keramik elektronik yang dibuat sebagai insulator listrik, sehingga baik untuk pembuatan bahan dielektrik. Pemberian variasi lama sintering dimaksudkan untuk mengoptimalkan proses sintering dan memaksimalkan kepadatan keramik. Sehingga paduan antara keramik oksida SiO2 dan MgO dengan menvariasi lama sintering diharapkan dapat menghasilkan keramik yang memiliki keunggulan sifat mekanik dan elektrik.Pada penelitian ini membuat 6 sampel yang terdiri dari dua cara penggerusan, dan masing-masing cara terdiri dari 3 sampel dengan perbandingan komposisi antara SiO2 dan MgO pada tiap sampel adalah 40%:60%. Sintering dilakukan pada suhu 1200˚C dan dengan variasi lama sintering selama 4 jam, 8 jam, dan 16 jam. Kemudian sampel diuji konstanta dielektrik, dan kekerasan menggunakan metode Vickers Hardness. Sampel yang telah diuji kekerasan kemudian diambil tiga nilai kekerasan dari sampel cara penggerusan 1, yaitu kekerasan rendah, sedang/tengah, dan tinggi untuk diuji mikrostruktur dengan SEM.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa :(1) Lama sintering mempengaruhi nilai konstanta dielektrik keramik oksida (SiO2-MgO) secara linier. Semakin lama sintering nilai konstanta dielektrik semakin meningkat. (2) Lama sintering mempengaruhi kekerasan keramik oksida (SiO2-MgO) secara linier. Semakin lama sintering kekerasan juga semakin meningkat., (3) Nilai kekerasan semakin meningkat apabila jumlah luasan total pori-pori dan luas fraksi pori-pori yang terbentuk pada mikrostruktur berkurang.