Penerapan metode demonstrasi dalam kegiatan permainan warna untuk mengembangkan kemampuan seni anak kelompok A TK Trisula II Kota Blitar / Watini
Main Author: | Watini |
---|---|
Other Authors: | 1. KENTAR BUDHOJO ; 2. M. ZAINUDIN |
Format: | PeerReviewed |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Universitas Negeri Malang. Program Studi S1 PG PAUD
, 2011
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=51314 |
Daftar Isi:
- Kata Kunci : metode demonstrasi, permainan warna, kemampuan seniBerdasarkan observasi yang telah dilakukan bahwa kemampuan seni anak kelompok A terutama dalam permainan warna masih rendah. Hal tersebut dapat diketahui bahwa lebih dari separoh jumlah anak didik mengalami kesulitan dalam permainan warna. Penyebab kesulitan dikarenakan metode dan media yang digunakan dalam pembelajaran belum sesuai dengan karakteristik anak. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan pemecahan masalah dengan menerapkan metode demonstrasi. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mendeskripsikan penerapan metode demonstrasi dalam kegiatan permainan warna pada anak kelompok A TK Trisula II Kota Blitar, (2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan seni anak kelompok A TK Trisula II Kota Blitar setelah menerapkan metode demonstrasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Pada masing-masing siklus dilakukan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah semua anak didik kelompok A TK Trisula II Kota Blitar dengan jumlah 15 anak didik. Penelitian ini dilaksanakan dari 5 Januaari 2011 sampai dengan 1 Juni 2011.Data diambil dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, penilaian hasil karya dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan seni anak dalam kegiatan permainan warna pada anak kelompok A TK Trisula II Kota Blitar. Dengan menerapkan metode demonstrasi rasa percaya diri anak berkembang sehingga berdampak pada hasil karya anak., selain itu adanya peningkatan kemampuan permainan warna dengan adanya peningkatan prosentase hasil belajar anak. Pada siklus I 40 % sedangkan nilai rata-rata siklus II mencapai 93 %. Antara siklus I dengan siklus II ada peningkatan 53%. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan seni anak dalam kegiatan permainan warna pada anak kelompok A TK Trisula II Kota Blitar. Hal ini dapat dilihat pada kreativitas dan imajinasi serta semangat anak dalam melaksanakan tugas dari guru. Anak dengan senang hati melakukan kegiatan permainan warna. Dengan menerapkan metode demonstrasi rasa percaya diri anak berkembang sehingga berdampak pada hasil karya anak. Sehingga kemampuan permainan warna anak didik kelompok A TK Trisula II serta kualitas proses pembelajaran permainan warna dapat dikatakan meningkat dengan menerapkan metode demonstrasi.