Penerapan metode eksperimen bermain pencampuran warna untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak kelompok A di TK Dharma Wanita Persatuan IV Kejayan Pasuruan / Ngatinah
Main Author: | Ngatinah |
---|---|
Other Authors: | 1. ENDRO WAHYUNO ; 2. TOMAS IRIYANTO |
Format: | PeerReviewed |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Universitas Negeri Malang. Program Studi S1 PG PAUD
, 2011
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=50151 |
Daftar Isi:
- Kata kunci: Metode eksperimen, Pencampuran warna, Pengembangan kognitif Permasalahan yang terjadi dalam pembelajaran adalah separuh (50%) anak tidak mampu menyebutkan dan menceritakan tentang warna dasar (merah, kuning, dan biru). Untuk mengatasi permasalahan anak tersebut perlu dikembangkan kemampuan kognitif anak melalui eksperimen pencampuran warna. Metode eksperimen dimanfaatkan sebagai metode kegiatan pembelajaran karena masa kanak-kanak masa bermain dan pembelajaran akan bermakna jika dilakukan melalui bermain.Penelitian bertujuan untuk 1). Mendeskripsikan penerapan metodeeksperimen bermain pencampuran warna untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak kelompok A di TK Dharma Wanita Persatuan IV Kejayan Pasuruan, 2). Mendeskripsikan peningkatan kemampuan kognitif anak dalam bermain pencampuran warna di kelompok A TK Dharma Wanita Persatuan IV Kejayan Pasuruan.Rancangan penelitian yangdigunakan adalah rancangan penelitian tindakan kelas dengan proses siklus, dalam setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu; perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini menggunakan bermain pencampuran warna untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak, sedangkan yang menjadi subyek penelitian adalah anak didik kelompok A dengan jumlah 20 anak dan 1 kolaborator (teman sejawat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). penerapan metode eksperimen mengembangkan kemampuan kognitif anak dilakukan dengan apersepsi, mengenalkan warna dasar, mencampur dua warna dan menceritakan apa yangterjadi jika warna dicampur, 2). Penerapan metode eksperimen bermain pencampuran warna dapat mngembangkan kemampuan kognitif anak dari 50% pada siklus I menjadi 85 % pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan : 1). penerapan bermain pencampuran warna digunakan dengan baik dalam pembelajaran kognitif anak kelompok A di TK Dharma Wanita Persatuan IV Kejayan Pasuruan, 2). Bermain pencempuran warna dapat mengembangkan kemampuan kogniif anak kelompok A di TK Dharma Wanita Persatuan IV Kejayan Pasuruan.Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada pendidik PAUDmenggunakan metode eksperimen bermain pencampuran warna dalam pembelajaran di TK untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak.