Penerapan model investaigasi kelompok untuk meningkatkan pembelajaran IPA kelas V SDN Suwayuwo I Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan / Ninik Fatmawati

Main Author: Fatmawati, Ninik
Other Authors: 1. HERU AGUS TRIWIDJAJA
Format: PeerReviewed
Bahasa: ind
Terbitan: Universitas Negeri Malang. Program Studi S1 PJJ PGSD , 2011
Subjects:
Online Access: http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=49977
Daftar Isi:
  • Kata Kunci : Investigasi kelompok, Pembelajaran, IPA Pembelajaran IPA di kelas V SDN Suwayuwo I Sukorejo pada materi pesawat sederhana mempermudah pekerjaan, belum sepenuhnya berpusat pada siswa. Pembelajaran yang dilakasanakan masih menggunakan model dan metode pembelajaran yang masih didominasi guru dan belum memberi kesempatan pada siswa untuk mendapatkan pengalaman langsung sebagaimana yang diharapkan dalam pembelajaran IPA sehingga aktivitas siswa dalam pembelajaan kurang maksimal. Hal inilah yang mengakibatkan hasil belajar siswa kurang optimal. Berdasarkan hasil belajar siswa yang didokumentasikan guru kelas V, bahwa hasil tes formatif pada materi pesawat sederhana, dari 24 siswa, hanya 11 siswa yang mendapatkan nilai memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal yang telah ditetapkan yaitu nilai 75, sedangkan sisanya dibawah nilai KKM.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model investigasi kelompok dalam meningkatkan pembelajaran IPA kelas V SDN Suwayuwo I Sukorejo Kabupaten Pasuruan, mendeskripsikan aktivitas siswa kelas V SDN Suwayuwo I Sukorejo Kabupaten Pasuruan, dan mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas V SDN Suwayuwo I Sukorejo Kabupaten Pasuruan.Penelitian dilaksanakan di kelas V SDN Suwayuwo I Sukorejo Kabupaten Pasuruan dengan subjek penelitian sebanyak 24 siswa, 12 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dikembangkan oleh Kemmis dan Tagard. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan tes.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model investigasi kelompok berhasil diterapkan dalam pembelajaran IPA sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hasil observasi penerapan pembelajaran mengalami peningkatan sebesar 16,1% dari siklus I ke siklus II. Hasil observasi aktivitas siswa menunjukkan peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 8,05%. Dalam pembelajaran dengan odel investigasi kelompok siswa dituntuk untuk bekerjasama dengan kelompok untuk memecahkan masalah dengan cara melakukan pengamatan (investigasi) . Sehinga kemampuan siswa dalam bekerjasama memecahkan masalah, memasukkan dan menganalisis data, menarik kesimpulan dan mempresentasikan hasil temuannya dapat dilatih dengan menggunakan model pembelajaran investigasi kelompok ini. Sehubungan dengan itu hasil belajar dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 2,3%.Saran yang dapat penulis sampaikan adalah hendaknya dalam pelakasanaan pembelajaran model investigasi kelompok, kelompok siswa dibentuk terlebih dahulu dan ditetapkan sehingga mempermudah pemerolehan informasi tentang perkembangan kemampuan siswa di masing-masing siklus.