Penggunaan media konkrit untuk meningkatkan pembelajaran IPA tentang bagian-bagian tumbuhan pada siswa kelas IV SDN Sumber Banteng Kejayan Pasuruan / Mariyatul Kiptiyah
Main Author: | Kiptiyah, Mariyatul |
---|---|
Other Authors: | 1. Hj. Sri Estu Winayu 2. Hj. Sukamti |
Format: | PeerReviewed |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Universitas Negeri Malang. Program Studi PGSD
, 2010
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=47056 |
Daftar Isi:
- Kata Kunci: Hasil Belajar IPA, Media Benda Konkrit, Sekolah Dasar.Media konkrit merupakan alat bantu pembelajaran yang mampu memudahkan siswa dalam memahami konsep IPA. Namun kenyataannya pembelajaran IPA di SDN Sumber Banteng jarang sekali menggunakan media konkrit. Hasil observasi yang dilakukan menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas pembelajaran IPA di SDN Sumber Banteng adalah 56,73. Masalah yang menyebabkan pembelajaran IPA kurang berkembang adalah penyampaian materi yang dilakukan guru masih berorientasi pada buku teks, tidak menggunakan media/alat peraga, dan hanya mengutamakan aspek kognitif saja. Situasi pembelajaran terkesan sangat formal, kurang mengatifkan siswa dan kurang menyenangkan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penggunaan media benda konkrit dalam pembelajaran IPA di kelas IV SDN Sumber Banteng Kejayan Pasuruan, (2) mendeskripsikan aktivitas belajar IPA siswa kelas IV SDN Sumber Banteng Kejayan Pasuruan dengan pengunaan media konkrit (3) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Sumber Banteng Kejayan Pasuruan dengan penggunaan media benda konkrit. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitiannya adalah siswa kelas IV SDN Sumber Banteng Kejayan Pasuruan sebanyak 26 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,observasi, dan hasil tes. Analisis data dilakukan dengan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus melalui empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Penggunaan media benda konkrit dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Sumber Banteng Kejayan Pasuruan. Peningkatan aktivitas siswa meliputi; identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, verivikasi data, dan menyimpulkan data. Untuk hasil belajar siswa dapat dilihat dari rata-rata hasil tes mulai pra tindakan (56,73), meningkat pada siklus I (69,11), dan meningkat lagi pada siklus II (82,89). Penggunaan media konkrit juga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Untuk itu peneliti menyarankan kepada guru SDN Sumber Banteng Kejayan agar setiap pembelajaran IPA berusaha untuk menggunakan media benda konkrit. Bagi kepala sekolah hendaknya mendukung tersedianya sarana dan prasarana pembelajaran terutama media pembelajaran dan memotivasi guru untuk memanfaatkannya.