Penggunaan media pembelajaran peta timbul untuk meningkatkan hasil belajar IPA pokok bahasan perubahan kenampakan bumi siswa kelas IV SDN Pandanwangi 5 Malang / Dwi Vindianasari

Main Author: Vindianasari, Dwi
Other Authors: 1. MUSA SUKARDI ; 2. SUKAMTI
Format: PeerReviewed
Bahasa: ind
Terbitan: Universitas Negeri Malang. Program Studi S1 PGSD , 2010
Subjects:
Online Access: http://mulok.library.um.ac.id/oaipmh/../home.php?s_data=Skripsi&s_field=0&mod=b&cat=3&id=38863
Daftar Isi:
  • ABSTRAKVindianasari, Dwi. 2009. Penggunaan Media Pembelajaran Peta Timbul UntukMeningkatkan Hasil Belajar IPA Pokok Bahasan PerubahanKenampakan Bumi Pada Siswa Kelas IV SDN Pandanwangi 5 KotaMalang. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan PrasekolahFIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Musa Sukardi,M.Pd, (II) Dra. Hj. Sukamti, M.PdKata Kunci : Media Pembelajaran Peta Timbul, Pembelajaran IPA, Hasil BelajarMedia pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yangdapat membantu guru dalam menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehinggadapat merangsang perhatian, minat pikiran dan perasaan siswa dalam kegiatanbelajar untuk mencapai tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Di SDNPandanwangi 5 Kota Malang kelas IV belum pernah menggunakan mediapembelajaran peta timbul pada kegiatan pembelajaran IPA khususnya pada pokokbahasan perubahan kenampakan bumi. Selain itu berdasarkan hasil observasi awaltampak kurangnya aktivitas belajar siswa terutama dalam hal bertanya, menjawab,menanggapi, dan kerjasama dalam diskusi.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan mediapembelajaran peta timbul dalam kegiatan pembelajaran di kelas pada matapelajaran IPA khususnya pokok bahasan perubahan kenampakan bumi, dan untukmendeskripsikan ada tidaknya peningkatan hasil belajar melalui penggunaanmedia pembelajaran peta timbul pada kegiatan pembelajaran di kelas.Pada penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK)yang dilakukan dalam 2 siklus. Setiap tindakan meliputi perencanaan,pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek yang dikenai tindakanadalah seluruh siswa kelas IV SDN Pandanwangi 5 Kota Malang. Adapuninstrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman observasi, soaldan pedoman wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata nilai siswa padapretes, siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Pada hasil pretes nilai rataratasiswa sebesar 64,86, berdasarkan pada Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)sebesar 65 maka ditemukan sebanyak 15 siswa atau 41,6% yang belum mencapaiKKM dan 21 siswa yang sudah mencapai KKM atau 58,3%. Pada siklus I nilairata-rata postes siswa sebesar 71,80, data pada siklus I didapat ada 13 siswa yangbelum mencapai ketuntasan atau sebesar 36,1% dan 23 siswa sudah mencapai ketuntasanminimal siswa atau sebesar 63,8 %. Pada data dibandingkan lagi dari siklus I kesiklus II rata-rata hasil belajar mengalami kenaikan lagi sebesar 81,11 denganjumlah siswa yang belum mencapai ketuntasan sebanyak 4 siswa atau sebesar 11,11%dan 32 siswa sudah mencapai ketuntasan minimal siswa atau sebesar 88,88 . Dengandemikian dapat dilihat ada peningkatan pada setiap tindakan yang diberikan yaitupeningkatan nilai rata-rata dari nilai pretes ke postes pada siklus I sebesar 7,5 %dan nilai rata-rata postes siklus I ke postes siklus II sebesar 9.31 %, sedangakanrata-rata nilai pretes ke siklus II sebesar 16,25%.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan: 1) Penggunaan mediapeta timbul dapat meningkatkan hasil belajar IPA pokok bahasan perubahankenampakan bumi pada siswa kelas IV SDN Pandanwangi 5 Kota Malang, makadisarankan agar kegiatan guru dalam penggunaan media peta timbul lebihdimaksimalkan dan aktivitas siswa lebih tingkatkan. Media peta timbul dapatdigunakan pada mata pelajaran lain dengan harapan hasil belajar siswa dapatmeningkat. 2) Bagi siswa dapat mengembangkan pengetahuan yang ada danpotensi diri dengan cara belajar menggunakan media pembelajaran peta timbul,sehingga hasil belajar siswa utamanya pada mata pelajaran IPA dapat meningkat.Disarankan juga agar siswa lebih berani untuk bertanya tentang materi yangbelum dipahami. 3) Bagi peneliti lanjut, penggunaan media pembelajaran petatimbul dalam kegiatan pembelajaran khususnya pada pokok bahasan perubahankenampakan bumi dapat digunakan sebagai pembelajaran inovatif. Denganmenggunakan media pembelajaran peta timbul penelitian lebih lanjut dapatmelakukan beberapa hal yang merupakan hasil refleksi dari siklus II, misalnyadengan menambah jumlah subyek yang diteliti, metodologi yang digunakan lebihdimaksimalkan dan menyempurkan RPP yang akan digunakan.