Perbedaan Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Lerak (Sapindus rarak DC) Dengan Chlorhexidine 2% Terhadap Bakteri Enterococcus faecalis
Main Authors: | Ratih Widyasari, drg.,Sp.KG, Rudi satria Darwis, drg., Sp.Ort, Irfan Fathon/4211131009 |
---|---|
Format: | Book |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Fk Unjani Press
, 2017
|
Online Access: |
http://103.10.61.12/elibrary/index.php?p=show_detail&id=70376 |
Daftar Isi:
- ABSTRAKKegagalan perawatan saluran akar dapat disebabkan adanya bakteri fakultatif anaerob Enterococcus faecalis, yang akan tereliminasi dengan irigasi saluran akar. Chlorhexidine 2% merupakan cairan antibakteri yang biasa digunakan pada irigasi saluran akar. Obat antibakteri dapat juga diperoleh dari bahan alami. Ekstrak etanol buah lerak (Sapindus rarak DC) adalah salah satu bahan alami antibakeri yang mengandung saponin 28%, senyawa alkaloid, polifenol, senyawa antioksidan dan golongan flavonoid, juga tannin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol buah lerak (Sapindus rarak DC) 25% terhadap Enterococcus faecalis dibandingkan Chlorhexidine 2%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan menggunakan metode diffusion agar, terhadap 3 kelompok percobaan yaitu Chlorhexidine 2% sebagai kontrol positif, ekstrak etanol buah lerak (Sapindus rarak DC) sebagai kelompok perlakuan, dan aquades sebagai kontrol negatif. Masing-masing kelompok dilakukan pengulangan sebanyak 10 kali pada media Muller Hinton Agar (MHA) yang diaplikasikan menggunakan paper disc untuk kemudian dihitung diameter zona hambatnya menggunakan jangka sorong. Hasil penelitian didapatkan ekstrak etanol buah lerak (Sapindus rarak DC) 25% memiliki rata-rata diameter zona hambat sebesar 11,775 mm dan rata-rata diameter zona hambat Chlorhexidine 2% sebesar 19,745 mm. Perbedaan diameter zona hambat ini diuji secara statistik melalui uji One way Anova dan hasilnya signifikan berbeda (p=0,000). Kesimpulan Chlorhexidine 2% lebih efektif terhadap bakteri Enterococcus faecalis dibandingkan dengan ekstrak etanol buah lerak (Sapindus rarak DC) 25%.Kata Kunci : Antibakteri, chlorhexidine, ekstrak etanol buah lerak (Sapindus rarak DC), Enterococcus faecalis.