Pendugaan heritabilitas ripitabilitas dan seleksi pejantan serta calon induk sapi perah berdasarkan sifat berat lahir pedet di kelompok ternak budi luhur desa jarak kecamatan Wonosalam kabupaten Jombang
Main Author: | Elyati,Rosita |
---|---|
Format: | Media Cetak |
Terbitan: |
FAK PETERNAKAN UNISMA
, 2017
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://library.unisma.ac.id/slims_unisma/index.php?p=show_detail&id=762 |
Daftar Isi:
- ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan pejantan yang mempunyai karakteristik fenotipe yang lebih unggul diantara empat pejantan yang diunggulkan nasional berdasarkan berat lahir anak (pedet). Metode penelitian ini adalah penelitian studi kasus menggunakan pendugaan heritabilitas dengan metode korelasi saudara tiri sebapak. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa diperoleh nilai rata-rata berat lahir dari perkawinan induk dengan masing-masing bull, 34 kg bull Gabe (31089), 32,25 kg bull Fortuner (30695), 32,33 kg bull Goldsy (30667) dan 34,14 kg bull Ferventfil (30693). Dengan rata-rata berat lahir dari semua populasi adalah 33,18 kg. Estimasi parameter genetik diperoleh nilai h2 sebesar 0,39 dan r sebesar 0,23. Nilai Pemuliaan pejantan tertinggi adalah 30695 (Fortuner) dengan nilai 64,5 kg, dan terendah adalah 30667 (Goldsy) 49,79 kg. Nilai pemuliaan calon induk tertinggi pada nomor eartag induk 306935 sebesar 34,6 kg, dan nilai terendah 31,5 kg pada induk nomor eartag 306958 dan 306672. Kesimpulan penelitian bahwa Heritabilitas dari berat lahir sapi perah adalah bernilai positip dan termasuk kategori tinggi dengan nilai 0,39. Ripitabilitas dari berat lahir pedet sapi perah adalah bernilai positip dan termasuk dalam kategori sedang dengan nilai 0,23. Nilai pemuliaan pejantan tertinggi pada kode bull 30695 (Fortuner).Kata kunci : seleksi calon induk, seleksi pejantan, heritabilitas, ripitabilitas,
- vii,30hlm,;30cm