Integrasi Pasar Ikan Lele di Kabupaten Jombang, Jawa Timur
Main Authors: | Ristiana, Aprilia, Lina Asmara Wati, S. Pi., MP., MBA |
---|---|
Format: | Thesis NonPeerReviewed Book |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
, 2021
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://repository.ub.ac.id/id/eprint/190981/1/APRILIA%20RISTIANA.pdf http://repository.ub.ac.id/id/eprint/190981/ |
Daftar Isi:
- Ikan lele menjadi salah satu komoditas perikanan unggulan Kabupaten Jombang maka perlu diperhatikan naik turunnya harga di pasar. Meskipun harga ikan lele di pasar cukup stabil, terdapat beberapa waktu dimana harga ikan lele terlampau mahal dan terlalu murah. Hal ini disebabkan oleh pengaruh harga pakan, cuaca yang ekstrem dan permintaan pasar terhadap ikan lele. Fluktuasi harga yang terjadi dapat menimbulkan keresahan dalam masyarakat. Sehingga penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis perilaku harga ikan lele pada tingkat pasar dan menganalisis integrasi pasar ikan lele pada tingkat pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data time series bulanan harga ikan lele pasar produsen dan pasar konsumen selama 5 tahun (Januari 2016 – Desember 2020). Data diperoleh dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Analisis yang digunakan yaitu analisis koefisien variasi harga dan analisis integrasi pasar dengan uji stasioneritas, uji kointegrasi dan uji kausalitas. Dalam melakukan analisis data menggunakan Microsoft Excel dan Eviews. Berdasarkan analisis data didapatkan hasil bahwa harga ikan lele pada pasar produsen dan pasar konsumen Kabupaten Jombang telah stabil, dengan hasil nilai koefisien variasi harga ikan lele sebesar 2,156 dan 4,144 sesuai dengan kriteria Kemendag yaitu harga komoditas dikatakan stabil apabila nilai koefisien variasi di bawah 9. Perubahan harga ikan lele cenderung terjadi pada pertengahan dan akhir tahun. Perubahan harga terjadi dikarenakan pengaruh musim serta permintaan dan penawaran yang terjadi pada pasar ikan lele. Hasil analisis integrasi pasar menunjukkan bahwa diantara pasar produsen dan pasar konsumen ikan lele di Kabupaten Jombang memiliki hubungan kointegrasi dalam jangka panjang namun tidak terdapat hubungan kausalitas antar pasar dalam mempengaruhi harga. Dalam kondisi tersebut menunjukkan integrasi pasar ikan lele di Kabupaten Jombang tidak cukup kuat. Dengan tidak adanya kausalitas maka tidak dapat ditentukan pasar mana yang menjadi acuan dalam pembentukan harga. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan bagi pelaku pasar dapat saling memberikan informasi perubahan harga dan menggunakan hasil penelitian sebagai penyusunan strategi pemasaran. Saran bagi pemerintah agar tetap melakukan pengawasan dan berperan dalam menjaga kestabilan harga ikan terjadi, meskipun harga ikan lele cenderung stabil. Sedangkan bagi lembaga akademisi perlu melakukan penelitian sejenis yang lebih detail mengenai integrasi pasar pada produk perikanan sehingga dapat memperbanyak sumber informasi dan literasi dengan tema integrasi pasar pada komoditas perikanan