Uji Kinerja Mesin Pengupas Polong Kacang Tanah Tipe Silinder Tonjol Pada Berbagai Varietas Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.)

Main Author: Siahaan, Lika Beactrik
Format: Thesis NonPeerReviewed Book
Bahasa: eng
Terbitan: , 2019
Subjects:
Online Access: http://repository.ub.ac.id/181012/7/LIKA%20BEACTRIK%20SIAHAAN%20%282%29.pdf
http://repository.ub.ac.id/181012/
Daftar Isi:
  • Kacang tanah merupakan tanaman legum yang mengandung lemak 40-50%, protein 27%, karbohidrat 18%, dan vitamin. Salah satu kendala yang dihadapi oleh para petani dalam pasca panen kacang tanah adalah pengupasan kulit kacang tanah, dimana biji kacang tanah dapat dimanfaatkan untuk benih ataupun sebagai bahan konsumsi. Maka dibuat mesin pengupas polong kacang tanah, Dimana alat ini terdiri dari tiga jenis yaitu pengupasan secara manual, alat pengupas semi mekanis dan alat mekanis. Biasanya kapasitas pengupasan yang diperoleh dengan secara manual yaitu 1-2 kg/jam, sedangkan dengan alat semi mekanis 18- 20 kg/jam. Sementara itu untuk alat mekanis dengan tenaga motor pengerak 1,5 Hp dapat dihasilkan kapasitas pengupasan polong kacang tanah 130-160 kg/jam dengan efisiensi pengupasan 97- 99%. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Menganalisis kinerja mesin pengupas kacang tanah tipe silinder tonjol pada berbagai varietas dan 2) Menganalisis hasil pengupasan kacang tanahvii pada berbagai varietas dari mesin pengupas kacang tanah tipe silinder tonjol. Penelitian ini menggunakan dengan melakukan pengukuran secara langsung pada saat pengamatan terhadap uji tekan, sudut luncur, kapasitas pengupasan, efesiensi pengupasan, tingkat kerusakan, losses, dan tingkat kebisingan. Adapun ciri-ciri mesin pengupas kacang tanah tipe silinder tonjol yaitu tonjolan yang terdapat pada rotor yang berputar, seperti benjolan-benjolan dengan jumlah 170 buah yang mengelilingi lapisan luar rotor, tinggi setiap tombol yaitu 0.5 cm. Jarak antar tombol yaitu 19,10 mm. Kecepatan motor yang digunakan yaitu 250 rpm dengan daya 0,5 HP. Penelitian ini dilakukan 3 kali pengulangan, dengan sekali perlakuan menggunakan 3 kg kacang tanah tiap varietas. Adapun varietas kacang tanah yang digunakan yaitu Tuban, Takar 2 dan Kancil