Pendugaan Pola Struktur Geologi Bawah Permukaan Berdasarkan Anomali Medan Magnetik di Daerah Lumpur Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo

Main Author: Farkhan, MochamadSulton
Format: Thesis NonPeerReviewed
Terbitan: , 2017
Subjects:
Online Access: http://repository.ub.ac.id/155237/
ctrlnum 155237
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><relation>http://repository.ub.ac.id/155237/</relation><title>Pendugaan Pola Struktur Geologi Bawah Permukaan Berdasarkan Anomali Medan Magnetik di Daerah Lumpur Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo</title><creator>Farkhan, MochamadSulton</creator><subject>551.8 Structural geology</subject><description> Telah dilakukan akuisisi, pengolahan dan interpretasi data magentik pada 304 titik pengukuran pada daerah Lumpur Sidoarjo. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat PPM (Proton Precession Magnetometer). Penentuan posisi menggunakan GPS (Global Positioning System). Pengolahan data dilakukan dengan proses koreksi diurnal dan koreksi IGRF untuk mendapatkan anomali medan magnet total, kontinuasi ke atas untuk mendapatkan anomali medan magnet lokal dan regional, reduksi ke kutub untuk meningkatkan akurasi data dari interpretasi struktur. Interpretasi kualitatif dilakukan dengan menganalisis peta magnetik regional dan reduksi ke kutub untuk mendapatkan pola anomali medan magnet yang dikorelasikan dengan data geologi dan data pendukung lainnya. Interpretasi kuantitatif dilakukan dengan membuat model bawah permukaan pada sayatan AA&#x2019;, BB&#x2019;, CC&#x2019; dan DD&#x2019; yang telah dibuat untuk mengetahui struktur geologi bawah permukaan. Hasil pemodelan 2,5 dimensi didapatkan gambaran benda penyebab anomali dengan suseptibilitas, yaitu: pada sayatan A dan B (benda pertama -0,145 emu dan -0,004 emu, dan benda kedua 0,7904 emu dan 0,5635 emu) dan pada sayatan C dan D (benda pertama 0,0025 emu dan -0,001 emu, dan benda kedua 0,0197 emu dan 0,0229 emu). Hasil pemodelan menunjukkan adanya dua benda atau batuan yang terdapat sepanjang arah Barat Daya-Timur Laut. Kontak antar batuan terdapat pada kedalaman &#xB1;1 kilometer. Material yang terdapat di bawah permukaan didominasi oleh material sedimen &#xD; </description><date>2017-01-25</date><type>Thesis:Thesis</type><type>PeerReview:NonPeerReviewed</type><identifier> Farkhan, MochamadSulton (2017) Pendugaan Pola Struktur Geologi Bawah Permukaan Berdasarkan Anomali Medan Magnetik di Daerah Lumpur Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya. </identifier><relation>SKR/MIPA/2017/194/051701796</relation><recordID>155237</recordID></dc>
format Thesis:Thesis
Thesis
PeerReview:NonPeerReviewed
PeerReview
author Farkhan, MochamadSulton
title Pendugaan Pola Struktur Geologi Bawah Permukaan Berdasarkan Anomali Medan Magnetik di Daerah Lumpur Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo
publishDate 2017
topic 551.8 Structural geology
url http://repository.ub.ac.id/155237/
contents Telah dilakukan akuisisi, pengolahan dan interpretasi data magentik pada 304 titik pengukuran pada daerah Lumpur Sidoarjo. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat PPM (Proton Precession Magnetometer). Penentuan posisi menggunakan GPS (Global Positioning System). Pengolahan data dilakukan dengan proses koreksi diurnal dan koreksi IGRF untuk mendapatkan anomali medan magnet total, kontinuasi ke atas untuk mendapatkan anomali medan magnet lokal dan regional, reduksi ke kutub untuk meningkatkan akurasi data dari interpretasi struktur. Interpretasi kualitatif dilakukan dengan menganalisis peta magnetik regional dan reduksi ke kutub untuk mendapatkan pola anomali medan magnet yang dikorelasikan dengan data geologi dan data pendukung lainnya. Interpretasi kuantitatif dilakukan dengan membuat model bawah permukaan pada sayatan AA’, BB’, CC’ dan DD’ yang telah dibuat untuk mengetahui struktur geologi bawah permukaan. Hasil pemodelan 2,5 dimensi didapatkan gambaran benda penyebab anomali dengan suseptibilitas, yaitu: pada sayatan A dan B (benda pertama -0,145 emu dan -0,004 emu, dan benda kedua 0,7904 emu dan 0,5635 emu) dan pada sayatan C dan D (benda pertama 0,0025 emu dan -0,001 emu, dan benda kedua 0,0197 emu dan 0,0229 emu). Hasil pemodelan menunjukkan adanya dua benda atau batuan yang terdapat sepanjang arah Barat Daya-Timur Laut. Kontak antar batuan terdapat pada kedalaman ±1 kilometer. Material yang terdapat di bawah permukaan didominasi oleh material sedimen
id IOS4666.155237
institution Universitas Brawijaya
affiliation mill.onesearch.id
fkp2tn.onesearch.id
institution_id 30
institution_type library:university
library
library Perpustakaan Universitas Brawijaya
library_id 480
collection Repository Universitas Brawijaya
repository_id 4666
subject_area Indonesian Language Collection/Kumpulan Karya Umum dalam Bahasa Indonesia*
city MALANG
province JAWA TIMUR
shared_to_ipusnas_str 1
repoId IOS4666
first_indexed 2021-10-27T08:55:27Z
last_indexed 2021-10-28T07:41:21Z
recordtype dc
_version_ 1751454410433626112
score 17.538404