Pengaruh Sumber Nitrogen Alternatif Terhadap Produksi Xilanase dari Trichoderma viride
Main Author: | ErmaDiyanitaWulandari |
---|---|
Format: | Thesis NonPeerReviewed Book |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
, 2009
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://repository.ub.ac.id/152238/1/050900270.pdf http://repository.ub.ac.id/152238/ |
Daftar Isi:
- Xilanase merupakan enzim ekstraselular yang menghidrolisis xilan menjadi xilosa dan xilo-oligosakarida. Xilanase diisolasi dari Trichoderma viride yang ditumbuhkan pada variasi sumber nitrogen yaitu pepton, ekstrak khamir, ampas tahu, dedak padi dan rumput gajah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sumber nitrogen alternatif yang digunakan sebagai media pertumbuhan Trichoderma viride dalam memproduksi xilanase dengan aktivitas spesifik tertinggi dan mendapatkan xilanase murni serta menentukan parameter kinetika reaksi enzimatisnya. Ekstrak kasar xilanase diperoleh dengan cara menumbuhkan Trichoderma viride dalam media cair selama 60 jam. Aktivitas xilanase ditunjukkan oleh banyaknya gula pereduksi yang dihasilkan selama reaksi hidrolisis pada kondisi optimum yaitu pada temperatur 60oC, pH 5 dan waktu inkubasi 55 menit. Penentuan aktivitas spesifik xilanase didasarkan pada besarnya nilai aktivitas enzim dibagi kadar protein. Aktivitas spesifik xilanase ditingkatkan melalui pemurnian enzim dengan metode pengendapan bertingkat menggunakan amonium sulfat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa xilanase dari Trichoderma viride yang ditumbuhkan pada sumber nitrogen pepton memberikan aktivitas spesifik xilanase tertinggi 4,369 U/μg protein dan sumber nitrogen alternatif adalah dedak padi 2,720 U/μg protein. Aktivitas spesifik xilanase murni tertinggi adalah pada fraksi pemurnian 45-60% 13,09 U/μg protein dan aktivitas spesifik xilanase murni meningkat 392,53% dibandingkan ekstrak kasarnya. Ekstrak kasar xilanase mempunyai afinitas substrat lebih tinggi daripada enzim yang dimurnikan dengan harga KM berturut-turut 0,06% dan 0,09%.