Implementasi Low Power Pada Embedded System Untuk Mendeteksi Kondisi Kebakaran Dalam Ruangan
Main Author: | Soritua, Rinaldi Albert |
---|---|
Format: | Thesis NonPeerReviewed Book |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
, 2018
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://repository.ub.ac.id/13753/1/Rinaldi%20Albert%20Soritua.pdf http://repository.ub.ac.id/13753/ |
Daftar Isi:
- Kebakaran merupakan suatu kejadian dimana salah satu faktor terjadinya kebakaran yaitu human error. Kebakaran dapat menimbulkan bermacam-macam kerugian mulai dari harta benda sampai korban jiwa. Berdasarkan permasalahan tersebut dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mendeteksi terjadinya kebakaran berdasarkan kadar asap, suhu ruangan, dan keberadaan sumber api. Dalam penerapannya dibutuhkan kinerja low power untuk menghemat konsumsi daya ketika sistem tidak mendeteksi adanya kebakaran. Output dari sistem adalah tidak kebakaran, berasap, berapi asap sedikit, dan berapi asap banyak.Output ditampilkan pada LCD dan bunyi dari Buzzer. Mikrokontoller Arduino Mega 2560 ditanamkan logika fuzzy sugeno sebagai pemberi keputusan output berdasarkan hitungan fuzzy. Apabila sistem mendeteksi tidak ada kebakaran maka sistem akan beralih kedalam mode sleep, namun jika sistem mendeteksi adanya output berupa berasap, berapi asap sedikit, dan berapi asap banyak sistem akan menampilkan pada LCD dan bunyi dari buzzer. Dengan memanfaatkan kinerja low power pada mikrokontroller Arduino Mega 2560 diharapkan memberikan implementasi konsumsi daya yang lebih hemat. Fitur yang digunakan yakni sleep mode power down dimana sistem mematikan beberapa sub sistem yang ada. Pada pengujian sistem dapat dikatakan dapat berjalan sesuai dengan prinsip kerjanya. Pada pembacaan sensor MQ-2 sensor dapat mendeteksi kadar asap yang terdeteksi pada sensor. Pada pembacaan sensor DHT11 dapat membaca suhu ruangan dengan tingkat error 3%. Pada pembacaan sensor flame dapat membaca keberadaan api melalui jarak yang bervariasi. Sistem dapat menentukan berbagai kondisi dengan keakuratan fuzzy sebesar 100%. Rata-rata waktu eksekusi sistem adalah ±33284,2 ms. Pada konsumsi daya perangkat mampu menekan arus sebesar 40mA dari 245mA dengan penerapan sleep mode power down.