Pengaruh Susu Sapi Bubuk terhadap Jumlah Foam Cell Lapisan Intima Aorta pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Wistar Jantan Model Diabetes Mellitus Tipe II
Daftar Isi:
- Latar Belakang: Penderita diabetes mellitus tipe II diketahui memiliki jumlah foam cell yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang normal. Jumlah foam cell dapat mengindikasikan risiko kerusakan endotelial pembuluh darah terkait komplikasi diabetes mellitus tipe II. Susu sapi bubuk mengandung vitamin D dan kalsium yang dapat menekan pembentukan foam cell dengan mencegah penyerapan LDL teroksidasi serta menurunkan kadar LDL dan trigliserida pada penderita diabetes mellitus tipe II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu sapi bubuk terhadap jumlah foam cell intima aorta pada tikus putih jantan model diabetes mellitus tipe II yang diberikan diet tinggi lemak dan induksi Streptozotocin. Metode: Penelitian eksperimental menggunakan Post Test Only Control Group Design. Sejumlah 30 tikus wistar dibagi secara acak menjadi 5 kelompok. Semua tikus wistar diadaptasi 1 minggu dengan diet normal, dilanjutkan diet tinggi lemak selama 4 minggu. Pemberian susu sapi bubuk dilakukan selama 56 hari menggunakan susu sapi bubuk komersial dengan mencampurkan ke dalam pakan tikus. Pada hari ke-96 tikus dibedah dan diambil jaringan aortanya, kemudian dibuat preparat histopatologisnya dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin. Selanjutnya dilakukan pembacaan preparat dan penghitungan foam cell dengan aplikasi OlyVIA. Analisa statistik dilakukan dengan menggunakan uji One-Way ANOVA dan uji Korelasi-Regresi Spearman. Hasil: Terdapat perbedaan jumlah foam cell antar kelompok dengan p = 0,000 (p < 0,05) dan terdapat pengaruh pemberian susu sapi bubuk dengan berbagai dosis terhadap jumlah foam cell intima aorta tikus dengan p = 0,009 (p < 0,05). Kesimpulan: Pemberian susu sapi bubuk selama 8 minggu mampu mencegah peningkatan jumlah foam cell intima aorta pada tikus dengan diabetes mellitus secara signifikan dan dosis yang paling efektif adalah dosis 1,8 gram susu sapi bubuk perhari.