Prevalensi Tumor Epitelial Ovarium Berdasarkan Pemeriksaan Histopatologi dan Distribusi Usia di Bagian Patologi Anatomi RSUP. Dr. Moh. Hoesin Palembang tahun 2008 – 2012
Main Author: | Endy Prima Syaputra |
---|---|
Format: | Book |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Fak. Kedokteran
, 2014
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://digilib.unsri.ac.id//index.php?p=show_detail&id=927 http://digilib.unsri.ac.id//lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/04_FK.jpg.jpg |
Daftar Isi:
- Latar Belakang: Tumor epithelial ovarium merupakan 60% dari semua neoplasma ovarium dan 80-90% dari tumor ganas ovarium. Karsinoma ovarium lebih banyak menyebabkan kematian daripada gabungan kanker serviks dan uteri. Tumor ini sering menyerang wanita berusia di atas 40 tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi prevalensi tumor epitelial ovarium berdasarkan pemeriksaan histopatologi dan distribusi usia di bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. Moh. Hoesin Palembang tahun 2008 sampai tahun 2012.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian adalah semua pasien tumor epithelial ovarium yang melakukan pemeriksaan histopatologi di bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. Moh. Hoesin Palembang tahun 2008 sampai tahun 2012. Penelitian ini mengunakan seluruh anggota populasi sebagai sampel penelitian.Hasil: Total terdapat 1133 kasus tumor ovarium. Dari 1133 kasus tumor ovarium hanya 740 kasus (65,31%) yang merupakan tumor epithelial ovarium. Distribusi tumor epithelial ovarium pertahunnya yaitu tahun 2008 sebesar 15,27%, 2009 sebesar 17,16%, 2010 sebesar 25,41%, 2011 sebesar 20,95% dan sisanya 21,22% pada tahun 2012. Berdasarkan jenis histopatologinya, tumor ini terdiri dari jenis serosum (31,49%), musinosum (51,89%), endometrioid (6,76%), sel jernih (3,65%), transitional cell (0,95%), sel skuamosa (0,14%), epitel campuran (4,59%) dan undifferentiated dan tidak terklasifikasi (0,54%). Tumor epithelial ovarium ini paling sering menyerang pada kelompok usia 40-49 tahun (25,9%).Simpulan: Prevalensi tumor epithelial ovarium berfluktuasi setiap tahunnya dan paling tinggi pada tahun 2010. Tumor epithelial ovarium jenis musinosum merupakan jenis yang paling sering terjadi. Tumor epithelial ovarium paling sering menyerang wanita pada akhir masa usia reproduksi
- xv, 97 hlm. : ilus.