Peranan penyidik di bbpom dalam menanggulangi tindak pidana peredaran obat tradisional yang mengandung bahan kimia berbahaya di wilayah kota Palembang
Main Author: | M. Ginda Perdana |
---|---|
Format: | Book |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Fak. Hukum
, 2014
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://digilib.unsri.ac.id//index.php?p=show_detail&id=8676 http://digilib.unsri.ac.id//lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/HUKUM.jpg.jpg |
Daftar Isi:
- Badan Pengawas Obat dan Makanan yang selanjutnya disingkat (BPOM)adalah lembaga atau instansi yang berwenang melakukan pengawasan terhadapperedaran obat tradisional yang mengandung bahan kimia berbahaya. Di kotaPalembang instansi ini disebut Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan ataudisingkat (BBPOM). Terdapat dua permasalahan dalam penulisan ini yaitubagaimana peranan penyidik PNS di BBPOM dalam menanggulangi tindak pidanaperedaran obat tradisional yang mengandung bahan kimia berbahaya di kotaPalembang dan hambatan apa yang dihadapi oleh penyidik PNS terkait dengan judulpenulisan ini. Dalam skripsi ini, penulis menggunakan metode penelitian hukumempiris yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengetahui peran dari seorangpenyidik PNS di BBPOM kota Palembang dalam menanggulangi tindak pidanaperedaran obat tradisional yang mengandung bahan kimia berbahaya. Dari hasilpenelitian ini, penulis dapat simpulkan bahwa untuk menanggulangi tindak pidanaperedaran obat tradisional yang mengandung bahan kimia berbahaya di kotaPalembang, penyidik PNS melakukan dua upaya yaitu prevensi (mencegah) danrepresif (menindak). Upaya prevensi yaitu dengan melakukan penyuluhan,mengadakan sidak, melaksanakan operasi gabungan daerah/lintas sektor, melakukanoperasi gabungan nasional, dan melakukan operasi storm yakni berkoordinasi denganinterpol mengenai perdagangan online lintas negara. Sedangkan represif (menindak)dilakukan berdasarkan kewenangan yang telah diatur dalam undang-undang.Kurangnya jumlah penyidik PNS di BBPOM, biaya anggaran yang tidak memadai,masyarakat yang tidak berperan aktif dalam hal melaporkan suatu tindak pidanaperedaran obat tradisional, serta masih banyaknya pelaku usaha yang mengedarkanproduk baik kosmetik dan obat tradisional berbahaya kepada masyarakat menjadibeberapa hambatan atau kendala yang dihadapi oleh penyidik PNS di BBPOM kotaPalembang. Oleh karena itu, penulis menyarankan agar jumlah penyidik PNS diBBPOM kota Palembang ditambah, serta perlunya dilakukan penyuluhan hukum dariaparat penegak hukum kepada masyarakat untuk berperan aktif dan ikut andil dalammenanggulangi tindak pidana peredaran obat-obatan tradisional berbahaya sertamelaporkan dan mengadukan hal-hal yang berkaitan dengan kejahatan dibidangkesehatan tersebut kepada pihak berwajib.Kata Kunci: Peranan, Penyidik PNS BBPOM, Tindak Pidana Peredaran ObatTradisional
- xii, 82 hlm. : ilus.