Uji efek antelmintik ekstrak metanol daun inai (lawsonia inermis l.) Terhadap cacing gelang ayam (ascaridia galli schrank.) Secara in vitro dan sumbangannya pada pembelajaran biologi SMA

Main Author: Agus Tomi Harja
Format: Book
Bahasa: ind
Terbitan: Fak. Keguruan Dan Ilmu Pendidikan , 2015
Subjects:
Online Access: http://digilib.unsri.ac.id//index.php?p=show_detail&id=677
http://digilib.unsri.ac.id//lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/FKIP.jpg.jpg
Daftar Isi:
  • ABSTRAKPenelitian tentang uji daya antelmintik ekstrak metanol daun inai terhadapAscaridia galli (A.galli) secara in vitro telah dilakukan dengan tujuan untukmengetahui potensi ekstrak metanol daun inai sebagai antelmintik, konsentrasi efektifdan nilai KL50. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan RancanganAcak Lengkap yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Konsentrasi perlakuan yaitu0%, 5%, 9%, 12%, 16%, 21% dengan waktu perlakuan 24 jam. Hasil perhitungan ujiBJND menunjukkan persentase mortalitas cacing paling efektif yaitu pada konsentrasi12%. Hasil analisis probit menunjukkan nilai KL50 ekstrak metanol daun inai adalah11,65% dengan tingkat toksisitas sebesar 968,31 mg/kg dan termasuk kategori toksik.Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun inaiberpotensi sebagai antelmintik terhadap A.galli. Hasil penelitian ini diharapkan dapatdijadikan sebagai contoh kontekstual dalam pembelajaran biologi pada SMA kelas Xsemester 2 pada kompetensi dasar 3.8 Menerapkan prinsip klasifikasi untukmenggolongkan hewan ke dalam filum berdasarkan pengamatan anatomi danmorfologi serta mengaitkan peranannya dalam kehidupan dan kompetensi dasar 4.8Menyajikan data tentang perbandingan kompleksitas jaringan penyusun tubuh hewandan perannya pada berbagai aspek kehidupan dalam bentuk laporan tertulis.Kata kunci : antelmintik, ekstrak daun inai, dan Ascaridia galli.
  • xiii, 88 hlm. : ilus