Pengaruh feeding dan grit size terhadap kekasaran permukaan kayu merbau dengan proses pengamplasan (SANDING)

Main Author: Nopriadi
Format: Book
Bahasa: ind
Terbitan: , 2014
Subjects:
Online Access: http://digilib.unsri.ac.id//index.php?p=show_detail&id=526
http://digilib.unsri.ac.id//lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/fak_Teknik.jpg.jpg
Daftar Isi:
  • Pesatnya perkembangan produk kayu menyebabkan peningkatan teknik dankebutuhan mesin yang digunakan untuk memproses bahan kayu tersebut.Pemesinan kayu adalah proses pembentukan atau pemotongan kayu denganmenggunakan mesin yang di dalamnya terdapat mata pisau, melalui satu ataukombinasi operasi yaitu penggergajian, penyerutan, pembentukan, pengaluran,pembubutan, pengamplasan dan sebagainya. Maka dari itu penguji menggunakanmesin frais horizontal dalam melakukan proses pemesinan kayu untuk mengetahuipengaruh feeding (mm/min) dan grit size terhadap kekasaran permukaan kayumerbau. Pengujian ini terfokus pada proses pengamplasan (sanding) denganmetode CCD (central composite design) dipakai untuk memvariasikan grit size(120; 180; 240) dan feeding (17; 25,5; 34 mm/min), sedangkan kedalamanpemotongan 1,5 mm tehadap kekasaran permukaan (Ra) untuk 13 spesimen.Pengukuran kekasaran permukaan kayu menggunakan alat surface testerAccretech Handysurf E-35 A/E dengan mengambil 3 titik yang berbeda padaspesimen. Data Ra yang didapat adalah hasil rata-rata dari harga 3 titik yangdiukur. Adapun hasil kekasaran Ra maksimum 5,23 μm dan minimum 3,3 μm.Kesimpulan yang didapat dari pengujian ini yaitu terjadi peningkatan harga Rapada saat feeding dinaikan, dan penurunan nilai Ra pada saat grit size meningkat,serta nilai Ra semakin besar pada akhir pengamplasan.
  • xii, 59 hal.; ilus., tab.; 28 Cm