Hubungan antara biaya madya dengan efisiensi industri gula pasir di Indonesia ISIC 15421

Main Author: Retno Sulistiowaty
Format: Book
Bahasa: ind
Terbitan: Fak. Ekonomi , 2012
Subjects:
Online Access: http://digilib.unsri.ac.id//index.php?p=show_detail&id=3860
http://digilib.unsri.ac.id//lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/EKONOMI.jpg.jpg
Daftar Isi:
  • Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara biaya madyadengan tingkat efisiensi industri gula pasir di indonesia. Data yang digunakandalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data perkembangan biaya madya,nilai tambah dan nilai output periode 2001-2009. Teori dasar yang digunakanadalah teori efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa hubunganantara biaya madya dengan tingkat efisiensi pada industri gula pasir selamaperiode tahun 2001-2009 cenderung mengalami hubungan negatif.Kecenderungan hubungan yang negatif dikarenakan perubahan biaya madyaindustri gula pasir yang meningkat ditandai dengan menurunnya tingkat efisiensidi tahun tersebut, , nilai koefisien biaya madya yaitu sebesar -1,94, ini artinyaapabila terjadi kenaikan biaya madya sebesar 1% maka akan menyebakanmenurunnya tingkat efisiensi sebesar 1,94%, hubungan yang negatif ini berasaldari komponen biaya bahan baku dan bahan penolong.
  • vii, 60 hlm. : ilus.