Hubungan jarak inter canthal terhadap lebar mesiodistal enam gigi anterior rahang atas pasa sub ras Deutro Melayu

Main Author: Catherine Videllia
Format: Book
Bahasa: ind
Terbitan: Fak. Kedokteran , 2016
Subjects:
Online Access: http://digilib.unsri.ac.id//index.php?p=show_detail&id=1596
http://digilib.unsri.ac.id//lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/04_FK.jpg.jpg
Daftar Isi:
  • Latar belakang. Pemilihan gigi artifisial anterior dengan ukuran yang tepat adalah salah satu aspek penting yang menentukan estetika gigi tiruan. Dokter gigi sering menemui kesulitan dalam menentukan ukuran gigi artifisial jika tidak tersedia catatan pre ekstraksi pasien. Kini telah berkembang beberapa metode untuk menentukan lebar gigi anterior rahang atas dengan menggunakan anatomi kraniofasial. Jarak intercanthal merupakan salah satu landmark anatomi wajah yang telah terbukti memiliki hubungan dengan lebar mesiodistal gigi-geligi anterior rahang atas pada ras kaukasoid.Tujuan. Mengetahui apakah terdapat hubungan antara jarak intercanthal terhadap lebar mesiodistal enam gigi anterior rahang atas pada sub ras Deutro Melayu.Bahan dan metode. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan rancangan nonexperimental correlation. Subjek penelitian sebanyak 45 orang. Jarak intercanthal diukur dari sudut median mata kanan ke kiri pada subjek penelitian. Pengukuran lebar mesiodistal enam gigi anterior rahang atas dilakukan pada model studi, diukur dari batas mesial ke distal terlebar pada tiap gigi. Kedua pengukuran tersebut dilakukan menggunakan jangka sorong digital dengan tiga kali pengulangan. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson.Hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p
  • xiv, 48 hlm. : ilus.