Faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya bayi berat lahir rendah (bblr) pada bayi baru lahir di ruang perinatologi RSUD Dr. Pirngadi Medan tahun 2015

Main Author: Yohana Belinda Sitinjak
Format: Karya Tulis Ilmiah (D3) Book
Terbitan: Poltekkes Kemenkes Medan , 2017
Online Access: http://poltekkes.aplikasi-akademik.com/xmlui/handle/123456789/337
Daftar Isi:
  • Bayi berat lahir rendah (BBLR) merupakan bayi baru lahir yang berat badan kurang dari 2500 gram. Kejadian ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti umur ibu, paritas, penyakit yang diderita ibu, gizi, dan pengetahuan. Penelitian ini bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya bayi berat lahir rendah (BBLR) pada bayi baru lahir di ruang Perinatologi RSUD Dr.Pirngadi Medan tahun 2015. Adapun penelitian ini menggunakan desain Accidental Sampling, dan populasi dalam penelitian ini yaitu semua ibu yang melahirkan bayi dengan BBLR yang berjumlah 33 orang. Hasil penelitian diperoleh bahwa kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) berdasarkan umur 39,4% mayoritas berumur 18-22 tahun, paritas 75,8% dengan multipara, yang tidak sakit berdasarkan penyakit ibu mayoritas 45,5%, gizi ibu yang tidak terpenuhi 48,5%, dan 69,7% ibu yang berpengetahuan baik. Dengan hasil tersebut disarankan kepada petugas kesehatan agar lebih meningkatkan pengetahuan ibu salah satunya dengan penyuluhan kesehatan, hal ini diakukan untuk mencegah kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) dan menurunkan angka kematian dan kesakitan pada bayi.