Perbandingan Peningkatan Kadar Glukosa Darah Setelah Pemberian Madu, Gula Putih, Dan Gula Merah Pada Orang Dewasa Muda Yang Berpuasa

Main Author: Hidayat, Fauzan Mufti Tsani
Format: Article
Terbitan: Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (UNISBA) , 2016
Subjects:
Online Access: http://hdl.handle.net/123456789/5153
Daftar Isi:
  • Perubahan kadar glukosa darah merupakan salah satu aspek yang diperhatikan terutama pada orang yang sedang berpuasa. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan kadar glukosa darah diantaranya yaitu usia, hormon, insulin, emosi, keadaan psikologis, variasi dan jumlah makanan yang dikonsumsi serta aktivitas fisik yang dilakukan. Di Indonesia terdapat beberapa alternatif makanan pembuka untuk meningkatkan kadar glukosa darah setelah berpuasa seperti madu, gula putih, dan gula merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan peningkatan kadar glukosa darah setelah konsumsi madu, gula putih, dan gula merah pada orang dewasa muda yang berpuasa. Subjek penelitian ini merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung tahun 2015. Jumlah subjek dari penelitian ini adalah 15 orang mahasiswa Kedokteran Universitas Islam Bandung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Masing-masing subjek diberikan madu, gula putih, dan gula merah dengan jarak satu minggu setiap perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukan peningkatan kadar glukosa darah rata-rata setelah konsumsi madu sebesar 32.13 mg/dl, setelah pemberian gula putih sebesar 30 mg/dl, dan setelah pemberian gula merah sebesar 27.53 mg/dl. Hasil Uji Repeated Anova didapatkan nilai p=0.737 (nilai p>0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara peningkatan kadar glukosa darah setelah pemberian madu, gula putih, dan gula merah.