ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PADI ANGGOTA DAN NON ANGGOTA KELOMPOK TANI DI DESA PURWOREJO KECAMATAN PADANG RATU

Main Author: Ajeng Citra Larasati, 1414131006
Format: Bachelors NonPeerReviewed Book Report
Terbitan: FAKULTAS PERTANIAN , 2019
Subjects:
Online Access: http://digilib.unila.ac.id/59313/1/ABSTRAK.pdf
http://digilib.unila.ac.id/59313/2/SKRIPSI%20FULL.pdf
http://digilib.unila.ac.id/59313/3/SKRIPSI%20TANPA%20BAB%20PEMBAHASAN.pdf
http://digilib.unila.ac.id/59313/
Daftar Isi:
  • Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pendapatan rumah tangga dan tingkat kesejahteraan petani padi anggota kelompok tani dan non anggota kelompok tani. Penelitian dilaksanakan di Desa Purworejo Kecamatan Padang Ratu dengan menggunakan metode survei. Responden yang digunakan sebanyak 60 orang terdiri dari 30 orang anggota kelompok tani dan 30 orang non anggota kelompok tani. Responden tersebut dipilih dengan menggunakan metode Simple Random Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan usahatani, analisis pendapatan rumah tangga dan analisis tingkat kesejahteraan dengan menggunakan kriteria Sajogyo (1997) dan kriteria Badan Pusat Statistik (2014). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan pendapatan rata-rata antara usahatani padi anggota kelompok tani dan non anggota kelompok tani. Rata-rata pendapatan rumah tangga anggota kelompok tani sebesar Rp11.813.367,82 per tahun dan non anggota kelompok tani sebesar Rp7.336.264,37 per tahun. Berdasarkan kriteria Sajogyo sebesar 73,33 persen anggota kelompok tani masuk kedalam kategori nyaris miskin sedangkan non anggota kelompok tani sebesar 53,33 persen masuk kedalam kategori miskin. Berdasarkan kriteria Badan Pusat Statistik baik anggota kelompok tani sebesar 76,67 persen dan non anggota kelompok tani sebesar 56,67 persen masuk kedalam kategori sejahtera. Kata kunci : kelompok tani, padi, pendapatan rumah tangga, tingkat kesejahteraan. The purposes of this research were to analyze the level of household income and the level of walfare of paddy farmers belonging to members and non-members of farmer groups. The research was conducted in Purworejo Village of Padang Ratu Sub District by survey method. The number of respondents were 60 peoples with details of 30 peoples from members of farmer groups and 30 peoples from non-members of farmer groups. They are chosen by using Simple Random Sampling Technique. The data were analyzed by farm income analysis, household income analysis and welfare analysis based on Sajogyo’s Criteria (1997) and Badan Pusat Statistik Criteria (2014). The result showed that there is differences between of paddy farmers income members and non-members of farmer groups. The average household income of member paddy farmers is Rp11.813.367,82 a year and non-members of farmer groups is Rp7.336.264,37 a year. Based on Sajogyo Criteria (1997), 73,33 percent member of farmer groups is in near-poor category and 53,33 percent non-member of farmer groups is in poor category. Based on Badan Pusat Statistic Criteria (2014), 76,67 percent member of farmer group and 56,67 percent of non-member farmer group were in Prosperous Category. Keywords: farmer group, household income, paddy, walfare level